Kanwil Kemenag Kalsel Terapkan Ujian Semester Berbasis Android di MAN dan UNBK Ibtidaiyah

0
4

Kementerian Agama terus meningkatkan kualitas infrastruktur layanan pendidikan, balai nikah dan manasik, serta asrama haji dengan skema pembiayaan SBSN. Tahun ini, Kemenag telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp2,2triliun.

Dimana anggaran itu digunakan untuk empat sektor, yaitu: 1) Pembangunan Revitalisasi dan Pengembangan Asrama Haji sebesar Rp349,74 miliar; 2) Pembangunan Gedung Balai Nikah dan Manasik Haji sebesar Rp355,35 miliar; 3) Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Madrasah sebesar Rp201,43 miliar; dan 4) Peningkatan Mutu Sarana dan Prasarana PTKIN sebesar Rp1.304 miliar.
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kalsel Drs H Fajeriannor Subhi mengatakan, khusus di Kalsel sudah diajukan pembangunan Madrasah untuk dibantu. Ada lima madrasah yakni, Barabai, Martapura, Kota Banjarmasin, Banjarbaru dan Tanah Laut.

“Alhamdulillah kelimanya telah di survey memang memenuhi syarat. Jadi bantuannya itu berkisar antara Rp2 miliar sampai Rp16 miliar untuk pembangunan ruang pembelajaran, laboratorium, audio visual, dll tergantung kebutuhan sekolah,” katanya Rabu (5/9).

Kata Fajeriannor, program pembangunan ini untuk menuju Madrasah hebat dan bermartabat (SBSN), dimana kedepan pihaknya juga fokus untuk mempersiapkan persiapan UNBK Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. “Tahun 2019 akan menyasar Madrasah Ibtidaiyah, yang direncanakan mewakili tiap kota/kabupaten agar bisa melaksanakan. Termasuk sistem ulangan dengan berbasis android, jadi tidak ada ulangan dengan tulisan langsung,” katanya.

Menurut Fajeriannor, program ini bertujuan untuk menghemat biaya, waktu, dan mengedepankan kejujuran siswa. “Karena jika sistem tertulis otomatis bisa dihapus ada kesempatan untuk berdiskusi dengan kawannya. Jika dengan android maka dalam waktu 20 menit habis dan selesai tak ada lagi waktu mengganti jawaban. Pola ini sangat tepat karena untuk menguji nalar dan daya berpikir siswa,” katanya.

Beberapa sekolah yang sudah melaksanakan yakni, di Astambul Martapura, Darul Azhar Tanbu dan ada beberapa sekolah yang ada melaksanakan itu di kabupaten/kota.

Seperti diketahui, pemerintah terus meningkatkan infratruktur Madrasah dengan menggunakan surat berharga syariah negara. Jadi program SBSN itu membantu Madrasah untuk mengembangkan infrastruktur termasuk fasilitas-fasilitas di Madrasah itu dalam rangka menunjang persiapan Madrasah hebat dan bermartabat jadi kedepan Kementerian Agama berharap Madrasah itu menjadi sekolah unggulan yang menghasilkan generasi penerus yang cerdas dari segi intelektualualitasnya juga dari segi ilmu agamanya punya karakter atau punya jiwa yang dikehendaki tidak radikalisme.

idayusnita ssos

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here