Bio karet 1003 Menjawab Keluhan Petani Karet Desa Malilingin

0
52 views

Bio karet 1003 Menjawab Keluhan Petani Karet Desa Malilingin

KANDANGAN – Bio karet 1003 dikembangkan oleh tim pemerhati pertanian dan perkebunan yang dibentuk oleh Dandim yang terdiri dari Abdi, Mursid, Nikko, Ahyat,Armin, Zuraida, demi menjawab keluhan masyarakat khususnya petani karet yang akhir akhir ini mengalami penurunan produksi lateks, bio karet 1003 ini telah di uji coba di beberapa wilayah tepatnya di Ds Malilingin, Ds kaliring, adapula di Di kecamatan Haruai, kec Tanta Kab Tabalong.

Beberapa Faktor yang dikeluhkan masyarakat terkait penurunan produksi lateks karet antara lain yaitu kering alur sadap(KAS)yang disebabkan intensitas penyadapan yang terlalu cepat,penyakit akar putih,perawatan karet yang tergolong tidak seimbang dengan hasil produksi lateks.

Bio karet 1003 yang terbuat dari bahan antara lain jeruk, bawang merah dan bio kesehatan tanaman, diuji coba langsung di Ds malilingin kec. Padang Batung Kab.HSS oleh Dandim,dinas pertanian bidang perkebunan dan disaksikan oleh masyarakat Ds malilingin yang umumnya adalah petani karet,dalam waktu 1×24 jam setelah aplikasi semprot ke tanaman yang awalnya jenuh sadap atau KAS tidak keluar lateks sama sekali,mampu mengeluarkan lateks seperti tanaman normal.

Bio karet 1003 akan lebih maksimal jika dipadukan dengan perawatan tanaman yang benar,dan tim yang dibawahi Dandim ini sedang mengembangkan pupuk dan obat penyakit tanaman karet dengan harga terjangkau oleh petani karet namun dengan kualitas yang tidak kalah dengan pupuk pabrikan.

rel/inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here