Petani Desa Sungai Pinang Keluhkan Akses Jalan dan Irigasi tak Lancar

0
6

Desa Sungai Pinang Baru kecamatan Sungai Tabuk yang berbatasan dengan desa Tatah Layung kecamatan Mandastana kabupaten Barito Kuala ,adalah desa binaaan BPP Sungai Tabuk yang  mempunyai lahan sawah potensial 700 hektar.

Setiap tahun mampumemproduksi padi lokal rata-rata  7 blek perborong atau kurang dari  3 ton Gabah Kering  Giling (GKG) .Ketika pertemuan BPP Sungai Tabuk dengan Gapoktan Usaha Bersama di handil 1(satu) desa Sungai Pinang Baru Rabu 7 Nopember 2018 ,kepala BPP Sungai Tabuk  berdialog  masalah kondisi pertanian sekarang dan yang akan datang.

Ketua Gabungan Kelompok Tani desa SPB Sarman mengeluhkan  dua sisi kepentingan masyarakat tani didesa itu .Masalah yang sampai kini tetap dinanti adalah masalah jembatan penyeberangan menuju lokasi pertanian dan saluran air menuju lahan.

Kata Sarman,kebutuhan petani bantuan pemerintah setiap tahun cukup memadai dan usaha tani yang umumnya padi berkat berkat bimbinganPPL sungai Tabuk (M.Fadly) dan seringnya pertemuan dengan jajaran BPP Sei.Tabuk  berangsur -angsur  pola piker petani lebih maju dan hasil pertanian meningkat katanya.

Namun dibalik kesuksesan itu masih ada kendala yang sangat dibutuhkan masyarakat desa Sei.Pinang Baru masalah jembaan penyebrangan.

Ujar Sarman yang mewakili anggota ,Alsintan sudah memadai ada 15 unit.Namun untuk operasional alsintan khususnya traktor  tidak bisa menyeberang jembatan kayu yang tidak mungkin menahan beban berat.Apabila  mau menggunakan traktor  terpaksa traktornya dirahay(dipreteli ) menjadi beberaspa bagian diangkut hilir mudik dengan kelotok dan dirakit kembali setelah sampai dilokasi pekerjaan mengolah lahan.

Dengan demikian mohon kebijakan pemerintah dalam hal ini pemerintah kabupaten  dapat secepatnya  membangun jembatan penyeberangan permanen  .Diamini para anggota yang hadir ,Sarman menambahkan kondisi saluran yang terus mendangkal ,apabila ada pengerukan dan rehabilitasi tersiernya(pembuangan) lahan  700 hektar  akan tergarap  seluruhnya .

Lahan sawah yang  dapat diberdayakan sekarang  baru 200 hektar ,dikiri kanannya tidak digarap sehingga  hama tikus merajalela bila dibiarkan.Saluran yang perlu direhabilitasi sepanjang 6 kilometer  dari batas Sungai Bangkal sampai batas handil 1(satu) desa Sungai Pinanag Baru dan perlu diturap  agar tidak terjadi abrasi .

Desa Sungai Pinang Baru berpenduduk 250 Kepala Keluarga  bermatapencaharian mayoritas petani padi lokal sampai sekarang sebagian besar petani menggarap sawahnya masih pola tradisional  tanam setahun sekali karena terkendala sistem pengairan dan penggunaan alsitan belum maksimal karena belum adanya jembatan yang  permanen.

Ayi Kuswana.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here