Festival Batu Permata Go International Dongkrak Pamor Kota Intan Martapura

0
46 views

Potensi batu permata yang dikandung pada perut bumi Martapura masih belum dioptimalkan dengan baik oleh Pemerintah Provinsi Kalsel maupun Pemerintah Kabupaten Banjar. Padahal beraneka jenis batuan permata alami termasuk intan, masih berserakan di perut bumi wilayah yang disebut sebagai Serambi Mekkah ini.

“Tampaknya Gubernur Kalsel terkesan fokus dan condong ke sektor SDA sektor tambang batubara dan perkebunan sawit. Padahal wilayah Martapura membutuhkan perhatian, kekayaan SDA berupa galian jenis A masih melimpah ruah. Ibarat bongkahan daging selama ini masih diambil kulit luarnya, belum masuk ke daging, ke perut bumi,” kata
Pemilik Zamrud Group Farhat Abdullah, disela acara Festival Batu Permata Go Internasional, di Banjarmasin Jumat (30/11).
Kata Farhat, terkesan Gubernur Kalsel kurang tertarik dengan potensi yang dimiliki Kota Serambi Mekkah. “Mungkin Gubernur Kalsel ketertarikannya tak ke batu permata,” katanya.

Farhat berkata, Indonesia ketika berbicara soal permata, Pulau Kalimantan adalah daerahnya, dan ketika Kalsel berbicara soal permata. Maka Kota Martapura adalah sumbernya dan tempatnya. Atas kondisi itu, maka diharapkan Gubernur Kalsel bisa menunjukkan ke semua provinsi lain di Indodnesia bahwa Martapura Kota Intan. “Julukan ini harus dipertahankan,” katanya.

Farhat berkata, di sentra penjualan batu permata di Pasar kompleks Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) di Jalan Ahmad Yani, Martapura mudah ditemui berbagai batu permata yang sangat indah dan menawan. Berbagai pilihan batu yang menarik mulai dari akik, biduri bulan, topas, merah siam, merah daging, merah delima, cempaka, berlian, anggur, giok, intan, kuarsa, kecubung, mutiara, mata kucing, pirus, safir, yakut, zamrud, ruby, opal, spinel, bloodstone, tashmarine, quattro, dan alexandrite, dll.

Farhat menyambut baik upaya Dinas Pariwisata Kalsel yang berinisiatif menggelar festival batu permata di Duta Mall Banjarmasin, selama tiga mulai Jumat –Minggu.

Dimana upaya Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan ingin menghidupkan kembali ajang penjual dan pembeli permata. Lewat pameran diharapkan makin memperkenalkan kepada masyarakat luas tentang produk unggulan Kalsel berupa batu permata.

Selain itu sebagai upaya meningkatkan perekonomian pengusaha batu permata dengan menyediakan wadah untuk mereka berdagang serta menghidupkan kembali pesona batu permata yang bersifat musiman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here