Komitmen Peserta Pemilu Ciptakan Suasana Kondusif Pemilu 2019

0
46 views

Banjarmasin – Info Banua.Pelaksanaan pemilu serentak 2019 bukan tugas sederhana, memerlukan peran dan tanggung jawab semua elemen sesuai dengan tupoksinya sebagai penyelenggara pemilu,kata Anggota MPR RI Sofwat Hadi di hadapan masyarakat, tokoh masyarakat dan Pengurus Daerah Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat Kalimantan Selatan beserta anggotanya, dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Banjarmasin, Rabu (14/11/2018).

Menurutnya tersalurkannya hak-hak politik setiap warga negara dalam pesta demokrasi dengan baik memerlukan dukungan dari stakeholder dan lembaga terkait. Kesuksesan pemilu dapat diukur nanti dari penyelenggaraan pemilu yang jujur dan adil, serta tinginya partisipasi pemilih yang cerdas, partai peserta pemilu yang demokratis, terpilihnya penyelenggara negara yang bersih dan wakil rakyat yang bertanggung jawab.

Selain KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara pemilu, pemerintah
mengantisipasi kondisi sosial politik dalam penyelenggaraan pemilu serentak 2019 yang kali ini juga diwarnai media sosial.

Masyarakat, pemerintah dan semua elemennya harus dapat mengantisipasi informasi yang menyesatkan yang disebar secara masif di media sosia dalam hal ini bisa dilakukan oleh Kominfo, kata Sofwat Hadi

Dalam melawan hoax di media sosial tentang informasi pemilu tentunya harus dimulai dari tim sukses dari peserta pemilu itu sendiri dan yang tak kalah pentingnya perlu dukungan semua lapisan masyarakat dalam memfilter dan memilih penyebaran informasi yang bisa dipertanggungjawabkan, bukan hoax,tegas Anggota DPD RI daerah Pemilihan Kalimantan Selatan.

Lebih lanjut Anggota DPD RI Komite I Ini menyerukan pemerintah harus all out tidak boleh setengah-setengah. Jajaran Inteligen Kepolisian dan TNI harus sudah membuat perkiraan skenario yang mungkin akan dihadapi dalam pemilu serentak 2019 ini. Semua kemungkinan harus sudah bisa dibaca sebagai sebuah rencana yang matang. Termasuk kemungkinan keterlambatan logistik dan pendistribusiannya. Langkah antisipatif perlu disiapkan dalam perhelatan demokrasi pemilu serentak 2019 ini.

Skenario kemungkinan potensi benturan massa pun harus menjadi perhitungan. Kesiapan pengamanan pun harus melibatkan semua pihak. Antisipasi dan kewaspadaan adu domba yang mungkin saja terjadi harus disiapkan skenario penyelesaiannya.

Semua partai politik harus berkompetisi secara fair, terbuka dan bertanggung jawab. Keamanan demokrasi pemilu 2019 harus menjadi ruh dari semua partai politik peserta pemilu 2019. Partai politik harus mampu mengarahkan konstituennya agar tidak bertindak radikal, agresif dan emosional. Partai politik peserta pemilu 2019 harus mampu mengedukasi kontituennya tentang bagaimana berdemokrasi yang baik, mewujudkan pemilu 2019 yang jujur, adil, langsung, umum, bebas dan rahasia, pungkas Sofwat Hadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.