Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan Gelar Religi Expo ke-IV

0
48 views

Tahun 2019 yang juga sering dikaitkan dengan tahun politik, dengan adanya perhelatan pilpres dan pileg. Tensi memanas diperkirakan mewarnai, dari gesekan antar pendukung. Mengantisipasi gesekan yang tak perlu. Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) merasa perlu menggelar Religi Expo yang sudah memasuki tahun ke empat itu, selama dua hari.

Digelar di halaman eks Kantor Gubernur Kalsel, Jalan Jendral Sudirman Banjarmasin, Jumat (2/11) sebanyak 37 stand peserta dari agama-agama yang ada turut menyemarakkan kegiatan Religi Expo yang mengangkat tema “Warna-Warni Banua Harmoni, Bergerak Perkokoh Kebangsaan,”.

Ketua Pelaksana dari Lembaga Kajian Keislaman dan Kemasyarakatan (LK3) Rafiqah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan kedamaian di Kalsel dan sebagai upaya terbangunnya Bhineka Tunggal Ika. “Lewat peran komunitas antar agama  di ruang publik dalam rangka  membangun dan memperkokoh  kebersamaan di Kalsel pada umumnya terkhusus Kota Banjarmasin,” katanya.

Kata Rafiqah, kegiatan ini juga ingin menumbuhkan kesadaran bersama, pertama tentang pentingnya menjaga kerukunan merawat keberagaman, antar umat beragama. “Lewat expo religi, tercipta harmoni dan  tentu saja membuka jaringan seluas-luasnya agar kita punya teman untuk saling menyuarakan tentang isu-isu perdamaian antar agama khususnya,” katanya.

Religi Expo kata Rafiqah juga menyambut Hari Toleransi Internasional 16 November. Jadi serangkaian dengan hari toleransi internasional juga. “Semoga kedepan akan semakin banyak dukungan dari pemerintah. Karena pemerintah mempunyai kebijakan, punya kewenangan untuk mengakomodir apa yang menjadi suara dan aspirasi dari masyarakat. Untuk terus menguatkan isu –isu tentang keberagaman,” paparnya.

Rangkaian kegitan selama dua hari ke depan yaitu expo atau pameran, pertunjukan seni dan budaya, dan lomba-lomba. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Heriansyah. Yang menyambut baik ajang ini, sebagai upaya perekat keberagaman untuk merawat Kalsel semakin damai dan aman.

“Menjaga keberagaman di Kalsel hal ini sangat diapresiasi Paman Birin Gubernur Kalsel dalam rangka kebangsaan. Selain itu lewat even ini meningkatkan dunia kepariwisataan, karena dengan adanya Expo Religi ditampilkan seni budaya, aneka kuliner dan mengenalkan kepada masyarakat bahwa inilah lintas agama di Kalsel,” katanya.

rel/ist

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here