South Borneo Art Festival Digelar di Desa Kiram 11-19 November

0
168 views

Pemprov Kalimantan Selatan akan menggelar kegiatan bertajuk South Borneo Art Festival at Bukit Kiram pada 11-19 November 2019. Agenda ini untuk menarik minat wisatawan agar mau datang ke objek wisata di Kalsel.

Kegiatan seni drama akan menampilkan pembacaan puisi, tari, dan bazar kuliner dengan menonjolkan keunikan dan kearifan lokal asli Kalsel.

“Bahkan tari balian khas dayak juga ditampilkan. Peserta yang diundang dari seniman 14 negara seperti Perancis, Jerman, Malaysia, Belanda, Jerman, Perancis, Singapura, dan Australia. Yang tujuannya mengenalkan wisata Kalsel di mata dunia,” kata Kabid Pembinaan Kebudayaan H Ahmad Subakti SPd, panitia South Borneo Festival at Bukit Kiram, Selasa (6/11).

Menurut Ahmad, para tamu nantinya diajak berkeliling menyusuri beberapa objek wisata di Kalsel dan puncak pertemuannya di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar.

“Intinya Pemprov Kalsel menyiapkan panggung di alam terbuka bagi para seniman luar negeri menampilkan karyanya. Desa Kiram menjadi pusatnya,” ucap Ahmad Subakti.

Beberapa seniman besar seperti Gerald Mostar dari Belanda akan tampil dengan karyanya sendiri. Ada juga seniman Singapura, Mick Guileman dari CIA Australia. Subakti berkata, seniman mancanegara itu akan tampil berkolaborasi menggabungkan dengan beberapa artis asal Jepang, Belanda, Amerika Serikat, dan Australia.

Ahmad menambahkan, seninaman mancanegara akan melakukan eksplorasi baca puisi di alam terbuka Desa Kiram. “Kami menyiapkan alam di tengah hutan di alam bebas untuk melakukan pertunjukkan seni,” katanya.

Kegiatan pentas senin mancanegara ini, kata Ahmad, diharapkan bisa dijadikan tahunan karena di Kalimantan Timur mereka sudah melaksanakan 2 tahun sekali. “Mudah-mudahan Kalimantan Selatan makin dikenal oleh dunia internasional,” ucapnya.

rel/yus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here