Ade Rai Ajak Togatoma Budayakan Pola Hidup Sehat

0
39 views

Banjarmasin – Sebagai upaya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin menggelar sosialisasi Program JKN-KIS kepada Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat se wilayah Kabupaten Banjar yang diselenggarakan di Banjarbaru, Kamis (07/12).

Namun berbeda dengan kegiatan sosialisasi yang biasa dilakukan, sosialisasi kali ini dilaksanakan bersama Brand Ambassador BPJS Kesehatan Ade Rai. Pada kesempatan tersebut Ade Rai membagi pengalamannya bagaimana cara menjaga pola hidup sehat.

“Sebagian besar penyebab penyakit yang terjadi adalah akibat perilaku dari individu itu sendiri, pola makan yang tidak beraturan, pemilihan jenis makanan yang salah serta malasnya untuk berolahraga adalah investasi jangka panjang untuk membuat badan kita menjadi sakit.” Ujar Ade Rai.

Ade Rai pun memberikan beberapa tips dalam memilih makanan sehat, yakni dengan melihat kandungan makanan yang akan dikonsumsi haruslah seimbang, berapa kebutuhan kalori, lemak, dan gula yang badan kita perlukan sehingga tidak kelebihan yang akan memicu berbagai macam penyakit nantinya.

Usai membagi tips memilih pola makan yang sehat, Ade Rai pun juga mempraktekan beberapa gerakan olahraga simple yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun agar tubuh tetap bugar dan tidak jenuh.

“Hanya dengan melakukan gerakan push up, sit up, push away, plank, squats, lunges, naik turun tangga, kombinasi 6 gerakan ini selama 5 menit sehari rutin dilakukan setiap hari, kita dapat membuat otot kita bugar sekaligus membakar lemak dan gula berlebih yang ada pada tubuh kita.” Tambah Ade Rai.

Asisten Deputi Bidang Monitoring dan Evaluasi, Phindo Bagus Dharmawan mengatakan kegiatan ini memang tidak hanya untuk menyadarkan masyarakat pentingnya memiliki jaminan kesehatan melalui Program JKN-KIS, tetapi juga merubah pola pikir masyarakat agar kesehatan menjadi gaya hidup mereka.

“Kesadaran masyarakat untuk berpola hidup sehat dan memiliki jaminan kesehatan adalah kunci utama agar kualitas hidup sehat di Indonesia menjadi baik. Karenanya kami perlu dukungan dari berbagai pihak, salah satunya Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat untuk dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat di wilayahnya dari apa yang sudah disampaikan pada pertemuan ini.” Jelas Phindo. (rel/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here