Ideologi Pancasila Sebagai Pemersatu Masyarakat Dalam Mensukseskan Pemilu 2019

0
23 views

Barabai – Anggota MPR/DPR RI Komisi XI Saiful Rasyid kembali menggelar diskusi kebangsaan dalam rangka sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Kelurahan Birayang,Senin (14/1/2019)

Ratusan peserta dari masyarakat dan tokoh masyarakat hadir dalam kegiatan ini. Menurut anggota Fraksi Partai Gerindra daerah pemilihan Kalimantan Selatan I ini, dalam membina keutuhan bangsa, kita hendaknya memperhatikan dan memedomani empat pilar kebangsaan,Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

Menurut Saiful Rasyid situasi politik akhir-akhir ini tidak lah sepanas yang dibayangkan,jika kita semua berpedoman pada dasar Ideologi bangsa yakni Pancasila.Proses Pemilihan umum tahun ini merupakan merupakan bagian dari demokrasi.

“Perbedaan pilihan politik jangan membuat pertemanan rusak. Apalagi sampai bangsa terpecah belah. Berbeda pilihan itu biasa. Pilihlah yang terbaik dan sesuai hati nurani. Selama masih dalam bingkai Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” sebut dia.

Pancasila adalah falsafah hidup masyarakat Nusantara sejak dulu yang dijalankan masyarakat seluruh Nusantara sejak dulu kala,khususnya nilai yang terkandung dalam sila ke empat Pancasila.

Dalam kehidupan sehari hari semangat kekeluargaan dan kegotong royongan masyarakat Kabupaten Hulu Subgai Tengah ini sudah mengakar dan harus tetap di pertahankan.Kehidupan yang tercermin dalam sila ke empat sangat serasi dalam keseharian masyarakat.

Menjelang pemilihan umum tahun ini semangat dari sila ke empat harus lebih di tingkatkan lagi.Pemilihan umum merupakan implementasi dari perwujudan demokrasi yang berdasarkan pada Pancasila,dan ini harus kita buktikan bersama,kata Saiful Rasyid.

Seperti yang sudah pernah pak Prabowo pesankan, jangan bapak-ibu memilih pemimpin karena merasa iba atau kasihan, tapi ikhtiarkanlah memilih pemimpin karena ingin mewujudkan masa depan yang lebih baik untuk anak-cucu. Perubahan itu pasti terjadi, bagaimana kita beradaptasi dan tetap memegang nilai-nilai dan norma-norma. Ini yang menjadi kunci karakteristik bangsa kita ke depan dalam mewarnai dunia,pungkas Saiful Rasyid.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.