Santri Harus Jadi Garda Terdepan Penjaga Pancasila

0
81 views

Banjarbaru– Info Banua.Anggota DPR-MPR RI H. Yudhi Wahyuni melaksanakan agenda Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan,Selasa (15/1/2019),di Pondok Pesantren Putri Daarul Hizrah,Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Dalam pemaparannya, Yudhi mengatakan bahwa Pancasila merupakan hadiah terbesar dari umat Islam untuk bangsa dan negara Indonesia. “Santri harus jadi garda terdepan menjaga Pancasila ,” katanya.

Mantan Walikota Banjarmasin 2005-2010 tersebut menegaskan pentingnya mempelajari dan memahami Empat Pilar Kebangsaan. “Selain Pancasila, tiga pilar lain adalah NKRI, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Menurutnya, keempat Pilar Kebangsaan harus menjadi panduan masyarakat dalam menjalani kehidupan sebagai warga negara Indonesia.

Di hadapan ratusan santriwati dan seluruh jajaran staf pengajar ponpes Darul Hijrah Puteri, anggota DPR RI Komisi VIII ini juga mendorong santriwati tidak boleh minder dalam bercita-cita menjadi pemimpin, bahkan anggota DPR.Santri punya peran besar dalam peta perjuangan di Indonesia untuk melestarikan nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan.

“Kalian harus belajar tekun. Empat Pilar Kebangsaan ini hadiah terbesar umat Islam untuk bangsa dan negara Indonesia. Kalianlah pewaris utama Empat Pilar Kebangsaan yang akan memimpin penyebaran nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” kata Yudhi.

Yudhi mengaku sempat terharu ketika group paduan suara santriwati menyanyikan Hymne Ponpes Darul Hijrah. “Saya teringat ketika saya dulu masih mondok di Gontor. Kami di pondok diajarkan bertoleransi, dan itu bagian dari semangat Bhinneka Tunggal Ika,” kenangnya.

Acara diramaikan dengan penampilan paduan suara, sesi tanya-jawab, dan ramah tamah. Yudhi juga menyumbang sejumlah dana untuk biaya pembangunan ponpes. Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dibuka langsung oleh pengasuh ponpes Darul Hijrah, KH. Drs. Syahrudi. Ini merupakan sosialisasi perdana yang dilakukan Yudhi usai dilantik sebagai anggota MPR RI, Oktober 2018 lalu.

Yudhi duduk sebagai anggota DPR-MPR RI, Fraksi Gerindra, Pengganti Antar Waktu (PAW) masa jabatan 2014-2019. Legislator asal Dapil II Kalsel ini menggantikan anggota DPR-MPR RI sebelumnya, Syahriani Mataja, yang pindah ke Partai Nasdem.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.