Kalsel Target Penyebaran Obat Terlarang

0
5

MARTAPURA – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Kalsel dapat dikendalikan, bahkan dapat dihilangkan. Peredaran narkoba di Kalsel masuk dari luar daerah. Sebab, Kalsel merupakan satu target untuk menyebarnya obat terlarang. Kalsel dinilai wilayah yang masih dianggap subur dan makmur, serta letak geografis yang memiliki pintu masuk dari berbagai daerah provinsi lain, baik dari darat, laut, maupun udara.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Komisaris Jenderal Polisi Drs Heru Winarko SH, dalam sambutan Pengukuhan Desa Tunggul Irang Ilir sebagai Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar), Kamis (14/2/2019) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar.

Heru memuji komitmen dan semangat Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kalsel.

“Saya sangat senang melihat semangat dan komitmen dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor dalam upaya memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kalsel,” kata Heru Winarko.

Heru menjelaskan, narkoba di Kalsel khususnya barang impor lebih banyak berasal dari Nunukan, Kalimantan Utara. Kemudian diedarkan di Kalsel melalu jalur tranportasi air dan darat. Tetapi, khusus Kalsel, saat ini peredaran narkoba relatif masih bisa dikendalikan.

“Dari laporan Kepala BNN bahwa ada 36 di Kalsel yang menjadi tempat peredaran narkoba. 36 titik ini harus kita tangkal biar tidak bisa berkembang dan bisa dikurangi atau bahkan dibersihkan dari kasus narkoba,” jelasnya.

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor yang biasa dipanggil Paman Birin mengingatkan bahaya pemakaian anrkoba mengakibatkan gangguan kesehatan, rusaknya saraf, dan lain sebagainya.

“Penyalahgunaan narkoba ini sangat berbahaya, selain mengakibatkan gangguan kesehatan, juga dapat merusak saraf kita, ini yang sangat berbahaya,” ucapnya.

Paman Birin berharap para bandar atau pengedar tersadar atas dampak buruk yang ditimbulkan dari peredaran gelap narkoba, yaitu terancam hukuman berat dan merusak generasi.

Ida/inf

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here