Bank Indonesia Kenalkan Daging Beku Milik Bulog

0
19 views

BANJARMASIN – Harga daging salah satu komoditas yang memiliki andil tinggi sebagai penyumbang inflasi di Kalsel. Untuk itu Bank Indonesia terus berupaya menjaga stabilitas inflasi, salah satu upayanya menggandeng Bulog mengkampanyekan konsumsi daging beku.

“ Kenaikan harga daging ayam ras dan telur ayam ras pada semester II -2018 menyebabkan kenaikan inflasi secara keseluruhan. Oleh karena itu diperlukan suatu upaya untuk mengantisipasi gejolak komoditas itu” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimanatan Selatan Herawanto di Banjarmasin, Selasa (5/3).

Kata Herawanto, daging beku menjadi alternatif untuk mengatasi gejoka inflasi. Komoditas ini, dapat memenuhi lonjakan permintaan karena tersedia secara kontinu. Penyediaan pasokan daging ayam ras yang tersedia secara kontinu serta memenuhi standar kesehatan dan kualiatas produk yang baik ada pada daging ayam ras beku.

“Diharapkan masyarakat dapat beralih dengan membeli daging atau ayam ras beku, selain lebih terjamin juga dapat membantu pemerintah mengendalikan angka infasli. Kita berharap masyarakat dapat beralih mengkonsumsi daging beku” katanya.

Kepala Bulog Divre Kalsel, Achmad Kholisun mengatakan pihaknya menyediakan daging beku yang dapat dibeli masyarakat umum. Bulog juga menyediakan daging beku yang siap dikonsumsi.

“Harga lebih murah dari harga daging di pasar. Harga berkisar Rp 80.000 per kg sedangkan di pasaran sekitar Rp 130.000 per kg” ungkapnya.

Bulog menjamin daging yang dijual Bulog terjamin mutu dan kualitasnya. Soal kualitas jangan khawatir, harga murah karena kami memang dapat pasokan dengan harga rendah.

Pada kegiatan tersebut juga dihadiri Prof Dr HA Hafiz Anshary AZ MA wakil Ketua Umum MUI Kalsel serta Lili Dwiyanti Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin.

rel/ida/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here