Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak Sampit Tolak Keras Kehadiran Kerukunan Keluarga Itah Madura

1
25.889 views

Hermi Lukas bersama anggota Batamad di Sampit,menolak adanya pembentukan KKIM di Sampit. (nal/brt).

  Sampit – Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (Batamad) Sampit, menolak keras atas terbentuknya Kerukunan Keluarga Itah Madura (KKIM) di Sampit. Ini disampaikan yang mengaku Kepala Batamad Sampit,Hermi Lukas, Jum,at (29/3) disela kegiatan pembongkaran warung di pelabuhan Habaring Hurung didampingi sejumlah anggota Batamad.

Penolakan ini menurut Hermi Lukas cukup beralasan sebab seandainya benar ada pembentukan KKIM di Sampit Hermi Lukas sangat disayangkaitu  sebab itu tidak musyawarah melalui akar rumput dari bawah, seharusnya kalau ada semacam ini para tokoh adat dan tokoh masyarakat di Sampit diundang jangan sampai terjadi kemungkinan yang tidak kita inginkan.

“Sementara kabar yang kita terima bahwa KKIM ini sudah terbentuk di Sampit, sedangkan saya secara pribadi sebagai kepala Batamad Sampit tidak mengetahui masalah itu.”Terang Hermi Lukas kepada media ini.

Untuk memastikan terbentuk dan tidaknya KKIM di Sampit, Hermi Lukas dan beberapa anggota Batamad mendatangi kantor Dewan Adat Dayak (DAD) di Jalan A.Yani Sampit. Dari pembicaraan telpon antara Hermi Lukas dengan ketua Harian DAD Sampit, Untung mereka akan sepakat bertemu di kantor DAD Kotim.

Sementara media ini mencoba menghubungi ketua Harian DAD Kotim,Untung melalui telpon selulernya terkait pembentukan KKIM di Sampit menyarankan agar  langsung saja menanyakan kepada ketua DAD Provinsi, Agustiar Sabran. DAD Kotim tidak mempunyai kewenangan dalam masalah itu,namun untuk penegasan pembentukan KKIM di Sampit dalam hal ini apa yang tersebar isu itu hanyalah Hoax.

Isunya juga beredar dimasyarakat KKIM ini dalam waktu dekat mereka akan konsuldasi keseluruh Kabupaten lainnya di provinsi Kalimantan Tengah, sampai ketingkat kecamatan untuk menggalang kekuatan dan membentuk cabang cabang KKIM, hingga membuat keresahan dimasyarakat

“Kalau masalah itu sebaiknya anda tanyakan saja kepada ketua DAD Provinsi, namun disini saya tegaskan masalah itu hanyalah hoax saja, sekali lagi isu itu hoax”Tegas Untung. (nal).

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here