Aktivis Cinta Demokrasi Tuntut Minta Keadilan Dalam Perhitungan Surat Suara

0
32 views

BANJARMASIN – Puluhan massa pendomo yang mengatasnamakan Aktivis Cinta Demokrasi berkumpul di KPU Provinsi Kalimantan Selatan di Jalan Achmad Yani Km 3,5 Banjarmasin, Rabu (24/4). Massa yang tergabung dalam barisan relawan pendukung paslon 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meminta penyelenggara Pemilu 2019 tak berlaku curang.

Sebelum menuju kantor KPU Kalsel, massa pun berkumpul terlebih dulu di Kawasan Kuliner Baiman dekat Flyover Gatot Subroto. Mereka berjalan kaki sambil membentangkan spanduk dan poster berisi tuntutan menghentikan kecurangan.

Massa yang juga didominasi barisan emak-emak pendukung Prabowo-Sandi ini berorasi secara bergantian.  dan juga sambil deselingi untaian doa dan shalawat juga terdengar saat massa berjalan kaki sampai ke depan kantor KPU Kalsel.

Para pendemo menuntut KPU bisa berlaku adil dan jujur dalam penghitungan surat suara tanpa memihak salah satu paslon yang berlaga di Pilpres 2019. Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Banjarmasin Muhammad Ruzaini menyebut seluruh aparat negara juga harus berlaku jujur dan adil dalam mengawal proses penghitungan.

“Kami mengimbau seluruh relawan Prabowo-Sandi untuk terus mengawal proses penghitungan surat suara di tingkat kecamatan hingga selesai. Terutama menyiapkan mental dan tetap semangat agar pelaksanaan pemilu dapat berjalan dengan  jujur dan adil,” ucap Muhammad Ruzaini.

Ia juga menegaskan kenapa ada kecurangan terjadi wilayah Kalimantan Selatan, seperti terungkap di berbagai daerah seluruh Indonesia. “Jika ada kecurangan, laporkan dan terus dikejar sampai tuntas,” ucap Ruzaini.

Saat menghadapi massa pendemo, komisioner KPU Kalsel Nurzazin meminta agar para barisan relawan pendukung paslon 02 agar jangan berprasangka buruk terhadap penyelenggara pemilu ‘kita semua tidak boleh souzon kepada pihak yang sudah meyelenggarakan tetap berpikir positif dan tunggu saja kabarnya’.

“Allah Maha melihat semua apa yang saat ini dilakukan KPU. Kalau kami bertindak curang bukan cuma kalian yang menghukum. Melainkan Allah SWT sendiri yang nanti menghukum kami kerna semua perbuatan pasti ada balasannya” ucap mantan komisioner KPU Kabupaten Kotabaru ini.

Nurzazin menegaskan dirinya bersama para komisioner KPU Kalsel serta penyelenggara pemilu telah berkomitmen terhadap tugas yang diemban. Menurut dia, KPU pun telah berusaha dan berupaya memberikan apa yang diinginkan masyarakat secara jujur dan adil.

Komisioner KPU Kalsel Siswandi Reya’an menambahkan bahwa Allah akan menghukum dan melaknat jika penyelenggara pemilu melakukan kecurangan dalam aksi penghitungan surat suara ini.

Dia pun mengajak semua pihak yang ada, termasuk massa relawan pendukung Prabowo-Sandi untuk mengawal penghitungan suara di tingkat kecamatan. “Jika ada yang kurang berkenan sampaikan ke Bawaslu. Satu suara pemilih saja diselewengkan, tentu kami tidak rela diambil. Itu komitmen kami,” cetusnya.

Siswandi menambahkan, jika ada melakukan rekapitulasi di kecamatan secara tertutup, bisa segera dilaporkan selama memenuhi persyaratan. “Tolong laporkan ke KPU atau Bawaslu. Kami terbuka menerima kritikan,” pungkasnya

FR/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.