Oknum Sekdes Terpaksa Harus Dipenjara Karena Kasus Raskin

0
28 views

MARTAPURA – Kasat Reskrim Polres Banjar AKP Sofyan saat dikonfirmasi, Senin (29/04) membenarkan kejadian dugaan kasus pencurian beras miskin (raskin). Sofyan juga mengatakan pihaknya sudah mengamankan orang yang diduga sudah melakukan pencurian raskin, serta sudah mengamankn barang buktinya.

Dugaan mencuri beras miskin (raskin), oknum Sekretaris Desa Lok Baintan Luar, Kecamatan Sungai Tabuk, Abdurahman (28) terpaksa harus mempertanggung jawabkan perbuatannya dibalik jeruji besi Polres Banjar.

Abdurahman ditangkap Satuan Reskrim Polres Banjar dipersembunyiannya pada Rabu (24/04/2019), di Jalan Guntung Alaban, Kelurahan Sekumpul, Martapura setelah buron hampir satu bulan.

Akibat perbuatanya tersebut oknum Sekdes tersebut terancam hukuman 6 tahun penjara akibat perbuatannya mencuri beras untuk warga miskin (raskin) sebanyak 668 sak.

“Dalam melakukan aksinya Abdurahman tidak sendirian, ia dibantu dua orang rekannya yang saat ini juga masih boron,” ungkapnya.

Dalam kasusu ini lanjut Sofyan, Abdurahman ini berperan sebagai driver, serta membukakan kunci gudang penyimpanan raskin. Karena dia ini aparat desa setempat jadi memiliki kunci gudangnya

Lebih jauh Kasat Reskrim Polres Banjar menjelaskan, Abdurahman bersama dua teman lainnya melakukan aksinya secara bertahap. Dalam satu bulan, para pencuri ini melakukan aksinya sebanyak sembilan kali.

“Pengakuan Abdurahman, baru kali ini melakukan pencurian beras ini, dari hasil penjualan raskrin itu Abdurahman mendapat bagian sebesar 3 juta rupiah,” katanya.

Akibat perbuatanya oknum Sekdes tersebut telah melanggar pasal 363 KUHP karena murni pencurian, dalam pasal tersebut dengan ancamam hukuman selama 6 tahun penjara.

DihimbauSofyan, kepada dua pelaku lainnya yang masih buron, agar sesegera mungkin menyerahkan diri ke polres banjar.

“Kalau tidak, jangan salahkan kami jika segera menangkap mereka,” tegasnya.

Yus/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here