Kades Perlu Pembekalan dan Pelatihan Tata Cara Pengelolaan Dana Desa

0
77 views

PELATIHAN – 48 kades yang mengikuti pembekalan dan pelatihan hasil Pilkades Serentak 2018, di hotel Aquarius Jalan Sudirman Km.2,5 Sampit Pangkalan Bun.

SAMPIT –  Pembekalan pengetahui dan pelatihan sebagai seorang kades, yang sekarang rentan sekali dengan penyalahgunaan dana desa dianggap perlu. Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (DPMD) Sampit, melaksanakan kegiatan pembekalan dan pelatihan untuk 48 kades yang baru dilantik di hotel Aquarius di Jalan Sudirman.

Kegiatan tersebut hadir Bupati Kotim, Supian Hadi, Kadis PMD Sampit, Hawianan. Dalam sambutannya Supian Hadi menyampaikan pembekalan dan pelatihan semacam ini perlu dilaksanakan untuk seluruh kades.

Dirinya tidak ingin lagi mendengar kalau kades berurusan dengan penegak hukum, akibat ketidaktahuannya tata cara mempergunakan dana desa. Padahal menurut Supian Hadi hal itu sudah sering di ingatkan, untuk tidak merasa malu menanyakan kepada orang yang lebih tahu dan berpengalaman tata cara penggunaan dana desa tersebut.

“Saya tidak ingin lagi mendengar ada kades melakukan penyimpangan dana desa, dan bersentuhan dengan pihak hukum,” tegas Supian Hadi yang langsung membuka pembekalan dan pelatihan.

Dari 48 kades yang mengikuti pembekalan dan pelatihan hasil Pilkades Serentak 2018, salah seorang Kades Bapinang, Sugiannor ditemui media ini menurutnya, dengan mengikuti pembekalan dan pelatihan disitu dirinya dapat ilmu pengetahuan. Yang mana tadinya tidak mengerti dapat mengerti sesuai dengan yang disampaikan narasumber bagaimana cara aturan mengelola keuangan desa.

“Sangat bermanfaat sekali untuk kami, agar kedepannya pengelola keuangan dana desa tepat sasaran dan tertib administrasi.” ujar Sugiannor,  Kamis (25/4).

Ucapan yang sama juga disampaikan oleh kades Penyaguan, Zainal Abidin kepada media ini. Menurutnya apalagi kades baru untuk pembekalan dan pelatihan semacam ini sangat penting sekali. Mereka juga para kades tidak ingin ada kesalahan dalam pengelola dana desa, untuk itu dirinya berharap kepada pemerintah untuk tidak bosan bosannya memberikan pengetahuan tata cara pengelola dana desa yang benar.

“ Kalau bicara manfaat pembekalan dan pelatihan semacam ini, menurut saya itu sangat bermanfaat sekali apalagi kalau kades semacam saya ini termasuk pendatang baru.” tegasnya.

nal/ib

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.