Kementerian PUPR Minta Masukan Tentang Pemberitaan Pembiayaan yang Positif

0
23 views

Banjarmasin -Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Bagian Hukum dan Komunikasi Publik menggelar Workshop Pemberitaan Positif dalam mempublikasikan Kebijakan Ditjen Pembiayaan Infrastruktur sebagai upaya Perlindungan Konsumen Pembiayaan Perumahan, di Hotel Delima Banjarmasin, Jumat (12/4/2019).

Ketua pelaksana workshop, Indah Pratiwi menyampaikan, maksud dari pelaksanaan ini adalah menyusun strategi dalam membuat konten berita positif mengenai pembiayaan perumahan serta membina hubungan baik dengan media.

“Memberikan pemahaman kepada peserta terhadap kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di bidang pembiayaan perumahan sebagai tindakan preventif terhadap isu-isu yang beredar di masyarakat sekaligus mengumpulkan informasi terhadap kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang beredar di daerah. Sehingga dilakukan klarifikasi terhadap kebenarannya,” katanya

Sementara Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Abdul Haris Makkie. Dalam sambutannya Haris menyampaikan, kegiatan ini diperlukan agar bisa menyajikan informasi kepada masyarakat lebih semarak dan memberikan kesejukan dalam konteks pemberitaan perumahan.

Disampaikannya, rumah adalah kebutuhan primer bagi manusia. Menyediakan rumah bersubsidi dengan harga yang terjangkau adalah bagian upaya pemerintah memberikan kesejahteraan dan kemudahan bagi masyarakat dibidang perumahan.

“Pemerintah dengan berbagai upaya yang dilakukan untuk mencapai satu juta rumah terwujud. Kita tahu tujuan ini sangat baik dan informasinya harus sampai ke masyarakat dengan tepat dan benar. Diperlukan langkah agar informasi dapat sampai dan dipahami semua pihak agar tidak ada kebingungan dalam soal teknis,” ujarnya.

Haris berujar, untuk menghindari kesimpang siuran informasi bagi masyarakat, sangat tepat melibatkan media memberikan informasi yang benar. Misalnya selama ini masih ada anggapan bahwa betapa sulitnya mendapatkan KPR. Persoalan ini yang harus disampaikan kepada masyarakat.

“Teman media sangat penting menyampaikan informasi pada masyarakat. Pers jendela dunia. Siapa menguasai maka dunia dikuasai,” paparnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Haris, masyarakat bisa mendapatkan informasi lengkap agar tidak ada ketidakstabilan oleh info yang tidak akurat. Misalnya ada anggapan selama ini pemerintah memberikan Pemberi Harapan Palsu  saja pada masyarakat tentang rumah bersubsidi yang katanya mudah murah dan tidak melalui birokrasi berbelit.

“Padahal pemerintah tidak ada niat menimbulkan kesangsaraaan bagi masyarakat. Pemerintah memberikan subsidi. Itu berasal dari uang negara. Satu rupiah pun wajib  dipertanggung jawabkan. Kalau d tabrak berpotensi merugikan negara. Inilah yang kadang birokrasinya  jadi berbelit,” cetusnya.

Haris mengharapkan, Keinginan masyarakat dengan regulasi yang dianggap masih berbelit  bisa dibicarakan lagi. Diutarakannya, kita harus cepat memberikan informasi pada media karena mereka perlu cepat terutama media online.

“Narsum tidak boleh tertutup dengan informasi yang dia miliki. Bagaimana kita menggali pemberian yang positif itu. Apa yang dilakukan pemerintah harus disampaikan ke publik sebagai pertanggungjawaban kepada masyarakat,” imbuhnya.

Ketua pelaksana workshop, Indah Pratiwi menyampaikan, maksud dari pelaksanaan ini adalah menyusun strategi dalam membuat konten berita positif mengenai pembiayaan perumahan serta membina hubungan baik dengan media.

“Memberikan pemahaman kepada peserta terhadap kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dibidang pembiayaan perumahan sebagai tindakan preventif terhadap isu – isu yang beredar di masyarakat sekaligus mengumpulkan informasi terhadap kinerja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang beredar di daerah sehingga dilakukan klarifikasi terhadap kebenarannya,” ujarnya.

Dalam Workshop ini menghadirkan dua narasumber yaitu Priyambodo, Senior Editor Kantor Berita Antara dan Dyah Rachmawati Sugiyanto, Pranata Humas LIPI, Ketua Iprahumas. Workshop diikuti peserta dari unsur pemerintah daerah Provinsi dan kabupaten/kota serta dari unsur media di Kalimantan Selatan.

ida

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here