Warga Palangka Raya Demo Minta Kerukunan Keluarga Itah Madura Dibubarkan

0
1.481 views

Aksi demo damai oleh warga dayak terkait pembentukan KKIM di Kalteng, dan diminta dibubarkan. (ist/brt).

Sampit Buntut dari wancana pembentukan Kerukunan Keluarga Itah Madura (KKIM) di Kalteng akhirnya berbuntut aksi demo turun ke jalan yang tergabung warga dayak di Bundaran Besar, Palangka Raya Kalteng.

Mereka melakukan aksinya disebabkan warga etnis tertentu berkeinginan membentuk suatu perkumpulan dan wadah dan menurut mereka warga dayak. Pembentukan tersebut bertentangan dengan Perda No.5 Tahun 2004 serta tidak melalui sosialisasi kemasyarakat akar rumput.

Dalam orasinya disampaikan agar aparat hukum harus peka dalam menyikapi persoalan yang sekarang warga dayak hadapi, mereka tidak menginginan peristiwa 2001 terulang kembali. Mereka juga berharap dalam pembentukan KKIM ini jangan sampai ada bermuatan politik atas kepentingan pribadi atau golongan.

Apa yang mereka sampaikan dalam orasinya wancana pembentukan KKIM atau sejenisnya (Ikama) jangan ada di Bumi Kalteng, untuk pengurus DAD Kabupaten dan Provinsi untuk segera membubarkan kerukunan keluarga itah Madura tersebut.

Kalau hal itu terjadi tetap dilaksanakan, mereka para pendemo tidak menjamin Kalteng menjadi aman warga dayak diseluruh Kalimantan akan turun gunung. menurut mereka itu bukanlah ancaman akan tetapi bentuk soldaritas warga dayak, yang tidak menginginkan tempatnya  diobok obok oleh kepentingan politik sesaat.

Sebelumnya juga di Sampit, Senin (1/4) bertempat kantor DAD Kotim dalam rapat musyawarah antara tokoh adat,tokoh masyarakat dan pemuda secara serempat menolak dan meminta dekralasi pada tanggal 4 April 2019 dibatalkan, artinya pembentukan KKIM tersebut seluruh warga dayak menolak keberadaannya di Kalteng. (nal).

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here