Rapat Pleno Penghitungan Suara di Baamang Sampit Nyaris Ricuh

0
55 views

Suasana kericuhan dalam perhitungan suara dikecamatan Baamang, yang mana para aparat keamanan langsung memberikan arahan kepada semua yang terlibat dan akhir kembali berjalan lancar. (nal/brt).

Sampit – Rapat Pleno terbuka rekapitulasi perhitungan perolehan suara pada pemilu tahun 2019, di Kecamatan Baamang Sabtu (20/4) nyaris ricuh. Kericuhan ini menurut beberapa saksi setelah kotak suara Pilpres dibuka dan mulai dengan perhitungan suara, secara tiba tiba ada teriakan dari dalam tenda yang mana didalam tenda tersebut sedang dilakukan perhitungan suara oleh panitia dan disaksikan saksi.

Sontak aparat keamanan dari Kepolisian dan TNI mendatangi sumber suara, betul saja dimana ada seorang lelaki dengan penuh emosi protes dengan hitungan suara menurutnya apa yang telah dihitung itu tidak sesuai fakta. Namun setelah diberikan pengertian oleh petugas akhirnya permasalahan dapat diselesaikan.

Untuk menghindari kejadian kembali terulang atas usul dan saran beberapa pihak, akhirnya tenda dipisah menjadi dua yaitu untuk Pilpres tersendiri dan yang satunya lagi untuk perhitungan partai.

Menurut salah satu saksi Feri kepada media ini menuturkan, kalau kejadian itu salah satunya adalah tenda terlalu sempit yang mana dalam perhitungan suara antara peritungan suara Pilpres dan partai menjadi satu. Sehingga apabila ada salah satu saksi yang protes dalam perhitungan suara mengganggu saksi disebelahnya.

“Akibat tenda untuk rapat pleno terlalu sempit, sedangkan saksi masing masing partai banyak dan tenda hampir tidak bisa menampung.”Terang Feri.

Dari kejadian tersebut perhitungan suara sempat tertunda menunggu tenda baru sedang didirikan oleh panitia dan petugas, untuk tidak mengganggu kelancaran perhitungan suara selanjutnya tenda diberi jarak agak jauh kebelakang dari tenda sebelumnya.

Sempat hadir dalam memantau situasi perhitungan suara dikecamatan Baamang, Bupati Kotim Supian Hadi, Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel serta para caleg DPRD Kotim dan DPRD Provinsi. (nal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here