Restoran Terapung Depan Kantor Wali Kota Ditarget Selesai September 2019

0
145 views

Banjarmasin -Proyek pembuatan restoran terapung senilai Rp 800 juta mulai digarap dengan tahap awal pemasangan tiang penambat di depan Siring Balai Kota Banjarmasin. Proyek tanpa APBD ini ditarget rampung sebelum 24 September 2019 atau tepat Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-493.

Iptu Mukri penanggung jawab keamaanan sekaligus Ketua Pembanguanan Restaurant Terapung ikut menghadiri dan mengawasi pekerjaan proyek bersama Priyo Eko Kepala Koperasi Kota Banjarmasin, proyek yang di kerjakan di Jalan Pangeran Antasari, depan Mitra Plaza, itu sudah dipastikan selesai Senin (22/04).

“Terkait pembangunan Restoran Terapung berhubungan dengan pemko karena telah bekerjasama dan sudah ada kontrak terkait dengan Pemko Banjarmasin,” kata Priyo, Minggu malam (21/4).

Kata Priyo, Restoran Terapung masih dalam tahap rancang akan dibentuk dalam bentuk Rumah Banjar dan restoran ini nantinya akan di buka untuk umum.

“Nantinya restoran dirancang mampu memuat dua ratus nantinya akan di buat bertingkat. Dengan tampilan mewah namun masih berciri khas kota Banjarmasin,” ujarnya.

Restoran Terapung akan dibangun di depan siring Pemko Banjarmasin Jalan RE Martadinata, dan untuk tongkangnya sendiri pun sudah di datangkan langsung dari Basirih.  Dikarenakan kota seribu sungai latarnya belum memiliki Restoran Apung maka dari itu lah Pemko Banjarmasin berinisiatif untuk membangun resteroan apung.

“Restoran Apung akan dikelola pengusaha ternama di Banjarmasin H. Aftah selaku pemimpin koperasi Harum Manis dan juga pemilik Cafe Nostalgia yang berada di Jalan Belitung Darat dan beliau di pastikan akan menjadi pengelola tetap nantinya,” katanya.

Restoran apung yang dinyatakan bakalan muat sekitar dua ratus orang dan nantinya dibikin dalam bentuk bertingkat dengan beberapa buah tongkang yang di beli dengan harga miring oleh pihak pemko dan pemiliknya Amir Sunarko sudah bersedia menjual dengan pihak Pemko Banjarmasin dengan harga miring.

“Walaupun temanya restoran tapi untuk masalah menu tetap memakai makanan ciri khas Kalimantan. Jangan terpatok dari nama restoran. Tapi lihatlah bentuk dan isi menunya,” katanya.

Menurut Priyo, restoran melestarikan adat istiadat Kalimantan Selatan agar wisatawan yang datang ke Kalimantan Selatan, baik lokal atau manca negara akan mengetahui Banjarmasin dan inilah fasilitas yang dimiliki oleh Banjarmasin untuk para tamunya nanti.

“Dan untuk masalah pembuangannya pun sudah kami rancang bersama PDPAL dan nantinya PDPAL yang bakalan membuat Saluran pembuangannya dan langsung mengalir ke PDPAL sehingga tidak mencemari sungai Martapura nantinya,” paparnya.

Rencana proses selesai pembuatan Restoran Apung ini pun nantinya bakalan selesai pada bulan September bertepatan dengan hari jadi kota Banjarmasin.

“Jadi nantinya begitu selesai pembuatannya sekaligus juga perayaan launchingnya agar sekalian juga dengan perayaan hari jadi kota Banjarmasin di tanggal 24 September nantinya,” ujarnya.

Sementara Iptu Mukri membenarkan masalah pembuatan Restoran Apung ini masih dalam proses dan semoga pembuatannya sesuai dengan jadwal yang sudah di jadwalkan oleh wali kota.

“Restoran Apung bakal menjadi destinasi wisata kuliner baru di Banjarmasin dan menjadi sebuah kebanggan bagi masyarakat Banjarmasin sendiri” pungkasnya.

Febri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.