Tokoh Banua Mendeklarasikan Merajut Kembali Tali Persaudaraan

0
7 views

BANJARMASIN – Pasca Pemilu 2019 sejumlah tokoh-tokoh Kalsel, lintas agama berkumpul dalam acara silaturahmi mengusung tema deklarasi merajut kembali tali persaudaraan masyarakat banua dalam rangka menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah Kalsel. Salah satu tujuannya mencegah penyebaran hoax agar suasana usai pemilu berjalan aman dan damai.

“Saat ini kita lihat bersama banyaknya terjadi dan marak berita bohong, hoax, fitnah, ujaran kebencian, dan politik identitas. Menghadapi hal itu, TNI dan Polri tidak bisa bergerak sendiri, harus ada kerja sama stakeholder terkait, khususnya tokoh lintas agama, tokoh masyarakat” ungkap Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor, Selasa (30/4/2019).

Sahbirin mengatakan, Jangan mudah termakan hoax yang bisa memecah belah tali persaudaraan kita. Mari kita tunggu hasil resmi 22 Mei mendatang. Siapapun pemimpin yang terpilih, itulah kemenangan rakyat Indonesia.

“Pesta demokrasi 17 April lalu, merupakan pesta untuk seluruh rakyat  Indonesia. Sehingga siapapun pemimpin yang terpilih, diharapkannya dapat menggembirakan masyarakat. Maka dari itu saya harap presiden terpilih nanti bisa membawa kegembiraan untuk masyarakat,” seru Paman Birin (panggilan akrab)

Sementara Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs Yazid Fanani MSi  menyatakan, melalui perwakilan masyarakat turut serta dalam deklarasi dapat menjadi role model perdamaian di Kalsel.

“Tokoh masyarakat Kalsel serta beserta lintas agama yang hadir dalam deklarasi ini, bisa menjadi role model di lingkungan masyarakat untuk terus membawa perdamaian di antara perbedaan,” kata Kapolda.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kalsel, Milhan mengharapkan, kegiatan deklarasi untuk terus menjaga kerukunan dan keamanan masyarakat banua. Banyak pro dan kontra yang mempengaruhi masyarakat,

“Maka dari itu mari bersama-sama menjaga perdamaian, menunggu hasil resmi dari KPU nanti,” ujarnya.

Ida/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here