Ada Laporan Masyarakat, Sat Pol PP Dan Dinsos Jaring 14 Gepeng

0
46 views

SAMPIT – Memasuki bulan suci ramadhan seperti kebiasaan kota Sampit menjadi sasaran empuk oleh Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) untuk meraih rupiah dengan belas kasih orang. Mereka ini diduga memang sengaja didatangkan oleh oknum dari luar kota Sampit dengan cara berkelompok, dan disebarkan dalam wilayah kota dan pinggiran.

Banyaknya laporan masyarakat Sampit yang mengatakan bahwa keberadaan gepeng sangat meresahkan mereka, Sat Pol PP yang langsung dikomandani oleh Fuad Sidik bersama Dinas Sosial Sampit Sabtu (11/5/2019) sekitar pukul 20.30 WIB berkumpul disekitar kantor Pemerintah Daerah Kotim melakukan kegiatan penertiban gepeng.

Dengan beberapa anggota Sat Pol PP yang berpakaian preman didampingi oleh personil Dinsos Sampit, mulai mengeliling seputaran Taman Kota sampit. Alhasil mendapatkan anak fuck yang lagi nongrong dengan rambut acak acakan dibawa masuk kedalam mobil yang sudah siap menunggu.

Penertiban gepeng berlanjut masih dalam lingkaran Taman Kota Sampit, kembali temukan pengemis yang sedang berada dalam warung makan. Mirisnya lagi penertiban gepeng ini menemukan dua anak dibawa umur dengan gitarnya lagi mengamen sekitar Gedung Olah Raga (GOR) Sampit masih dalam warung makan, mereka kelihatan sangat takut ketika anggota membawanya kedalam mobil Sat Pol PP.

Dari pengakuan Rendy (14) yang mengaku bertempat tinggal Jalan Sukma Baamang, dia melakukan ini terpaksa membantu orang tua (ibunya) untuk membeli beras dan kebetulan kedua orang tuannya sudah pisah.

“ Bapak Saya namanya Yanuar dan mama saya Mina tukang pijat panggilan, bapak dan ibu saya sudah pisah dan saya membantu ibu.”Ungkap Rendy yang diketahui sudah putus sekolah Sabtu (11/5) ketika diminta keterangan oleh anggota Sat Pol PP dan Dinsos.

Lain lagi yang disampaikan oleh Rezky (14) yang mengaku tinggal disekitar simpang tiga Baamang ini, dia ikut mengamen untuk kebutuhan jajannya dia juga mengaku masih duduk dibangku sekolah dasar kelas VI disalah satu sekolah di Baamang.
“Orang tua saya tidak tahu kalau saya ikut teman mengamen, hasil ngamen kami malam ini ada 37 ribu.” Ujar nya polos kepada media ini.

Ditemui disela kegiatan penertiban gepeng, komandan Sat Pol PP Fuad Sidik mengatakan kegiatan ini terus berlanjut sampai Sampit tertib dari gepeng, kedepannya juga tambah Fuad akan ada kegiatan razia penyakit masyarakat (pekat) semntara ini hanya tinggal menunggu waktu jadwal yang tepat.

“Kita akan segera bentuk tim gabungan untuk melaksanakan kegiatan razia pekat, sementara ini kita hanya melakukan penertiban gepeng.”Janji Fuad Sidik kepada media ini.

Nal/IB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here