Kaos Unchal, Ikon Bogor Yang Berdjiwa Tangguh

0
85 views

Berawal dari perkenalannya dengan founder dan desainer Unchal, Luthfi Hadi, tahun 2010, Raden Dody Soeryanto bermula sebagai seorang reseller, tidak disangka telah menetaskan prestasi bisnis Clothing Merchandise di kota Bogor yang mencapai omzet dari 2.500 hingga 45.000 unit pakaian setiap tahunnya.

Pria kelahiran Jakarta, 19 April 1973 ini, merupakan salah satu pelopor usaha kaos oleh oleh yang ada di Bogor selama 9 tahun berjalan yaitu Unchal kaos Bogor, dimana dalam bahasa sunda Unchal yaitu Rusa yang ada di Kebun Raya Bogor. Unchal sendiri dicetuskan oleh desainernya yang bernama Luthfi Hadi.

Anak kelima dari 5 bersaudara ini, mengatakan Unchal merupakan usaha kaos dengan mengandalkan kualitas terbaik disertai dengan motif khas namun tidak meninggalkan selera konsumen saat ini. Kaos oleh-oleh Bogor ini nyatanya berhasil menjadi ikon merchandise di kota hujan.

Sebagai bentuk konsistensi dalam menjual produk ikon Bogor ini, Dody memiliki tanggung jawab besar menjaga kualitas serta excellent service terhadap para konsumen baik dari Bogor sendiri hingga Nasional dan mancanegara. Integritas ini akhirnya terjawab dengan hadirnya tujuh outlet baru yang tersebar di kota dan kabupaten Bogor.

Hal ini merupakan prestasi baginya, mengingat dunia bisnis yang begitu ketat dan kompetitif, Dody nyatanya mampu bertahan serta tetap konsisten bersama tim yang dia bina dengan mengedepankan kualitas dan integritas sebagai pengusaha merchandise. Hal ini terbukti dengan banyaknya cerita yang sangat positif dari beberapa konsumen loyal Unchal, dari kalangan umum, artis hingga pejabat.

Prestasi ini juga menjadikan Raden Dody didapuk menjadi Ikon Djiwa Tangguh tingkat nasional naungan brand Minak Djinggo periode 2019 ini sebagai pejuang pengobar inspirasi yang tangguh, gigih, percaya diri, jujur, kreatif, dan berdedikasi di bidang enterpreunership tanah air.

Dalam wawancaranya Dody mengatakan, “Untuk menjadi seorang pengusaha dibidang apapun itu, Harus punya niat, fokus, ciptakan produk yang unik, jangan takut untuk memulai dan peka terhadap pasarnya juga. Kalau mau buat suatu produk, kalau mau bagus, bagus sekalian jangan tanggung-tanggung.” katanya.

rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.