Walikota Banjarmasin Habiskan 36 Milyar Untuk Anggaran Kota Bebas Kumuh

0
56 views

BANJARMASIN – Akhirnya tiga buah raperda yang berumur tiga tahun bisa diselesaikan walau pun pada akhirnya adanya tuntutan baru biasanya kepada pergudangan dalam kota dan ini juga sudah di tunggu-tunggu sebenarnya karena aturan terkait dengan gudang untuk menghindari yang namanya kemacetan di dalam kota.

Hal ini disampaikan walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat menandatangani perda di dewan kota di Jalan Lambung Mangkurat, Rabu (8/5/2019).mudah-mudahan nantinya di program kotaku meningkat tiga kali lipat sekitar delapan puluh enam dan sekarang tiga puluh enam miliar anggaran untuk bebas kumuh di program kotaku di Banjarmasin.

“Kalau gudang-gudang itu di taruh di dalam kota makanya dia harus menyesuaikan dengan tata ruang kerna dampaknya nanti untuk konteiner mengeluarkan barang-barangnya dapat menimbulkan kemacetan, maka diatur dalam perda dan arahkan ke lingkar selatan ke pinggiran kota yang lebih dekat dengan pelabuhan dekat juga dengan asesmen darat karena tata ruang kita telah diatur dan di akomidir,” jelasnya

Menurut Ibnu, untuk pergudangan yang saat ini berada di tengah-tengah kota sudah ada dari dinas perhubungan yang melakukan penataan dengan berlakunya perda ini harus ada upaya untuk lebih tegas di lapangan terkait tentang jam keluar masuknya truk dan kemudian juga memindah gudang itu tidak mudah sebenarnya tetapi secara perlahan di sosialisasikan kepada pemilik gudang dan mudah-mudahan solusi pendeknya dengan mengatur jam truk keluar masuk dalam kota.

“Karena rawannya kemacetan yang ada di kota Banjarmasin maka dari itu, solusi satu-satunya dengan memindahkan pergudangan yang ada di dalam kota menuju ke daerah lingkar selatan untuk mengkordinasi agar tidak terjadi lagi kemacetan di kota Banjarmasin,Untuk truk yang beroperasi di wajibkan sore sampai malam saat beroperasi di jam kerja dari pagi sampai siang maka nanti akan ada teguran dari dishub,” bebernya

Ibnu mengatakan, macetnya jalan di kota Banjarmasin padatnya penduduk di kota Banjarmasin serta banyaknya pemukiman kumuh yang ada di Kota Banjarmasin dari semua itu kita harus mengambil alih dan mengubah tata ruang agar kota bisa bebas dari kemacetan dan ke kumuhan. Soal perda pemukiman sangat penting karena sudah menandai tujuh titik pemukiman kumuh di Banjarmasin. Ada lima ratus tiga puluh hektar kawasan kumuh di Kota Banjarmasin dan sehingga kita melakukan tritmen kepada halaman kumuh ini misalnyan kelayan barat, Banjarmasin barat pelambuan dan sekitarnya.

Delinasi wilah-wilayah kumuh ini lanjt Ibnu, masuk dalam penanganan program kota ku, kota tanpa kumuh kemudian untuk pencegahannya kita melalui dinas perkim dan perumahan kota Banjarmasin sehingga kawasan-kawasn yang sudah tertangani dan sampai sekarang tinggal tiga ratus hektar dan sudah tertangani sekitar seratus delapan puluh hektar ini sebenarnya komitmen kita di 2019 bisa nol persen kumuhnya.

“sesuai dengan komitmen dari awal saya masuk ke pemko di hari jadi empat sembilan puluh sudah menandatangani perda dan tiga tahun kita akan menyelesaikan ke kumuhan komitmen seratus kosong seratus dan bisa seratus persen pelayanannya bersih, nol kumuhnya dan seratus persen ekstra senitasinya,” ucapnya.

Febri/INFO BANUA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.