Kinerja PDAM Bandarmasih Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian

0
42 views

BANJARMASIN – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) telah mengeluarkan hasil penilaian kinerja PDAM tahun 2018 terhadap 374 PDAM dari 391 PDAM yang ada di Indonesia, termasuk PDAM Bandarmasih. Penilaian dilakukan untuk melihat dan mengukur tingkat kinerja manajemen, efisiensi dan efektivitas pengelolaan PDAM.

Kabar baiknya, meski PDAM Bandarmasih pada penilaian asoek layanan dan administrasi belum naik, tapi secara umum dapat predikat wajar tanpa pengecualian.

Sebanyak empat aspek dalam audit indikator kinerja tahun 2018 yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih melalui dua landasan hukum. Yakni Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) dan Badan Peningkatan Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) terdapat 2 aspek yang tidak mengalami kenaikan.

Direktur Utama PDAM Bandarmasin, Yudha Ahmadi menyampaikan dua aspek tersebut adalah aspek pelayanan dan administrasi yang tidak mengalami kenaikan, bahkan terjadi penurunan pada aspek administrasi yang diaudit per tanggal 31 Desember 2017 hingga 31 Desember 2018 yang lalu.

Menurut Yudha dua aspek yang tidak terjadi kenaikan tersebut bukan serta merta akibat dari kurangnya kinerja dari sepanjang tahun 2018, melainkan terkait syarat yang harus dipenuhi dari tim penilai yang cukup tinggi dari Konsultan Akuntan Publik (KAP) Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Aspek pelayanan berada pada angka 1,10 dan sama dengan tahun lalu, ini disebabkan ring dari tim penilai sangat tinggi yang mensyaratkan air harus naik keatas dari kran setinggi 7 meter,” terang Yudha KAMIS (11/7).

Sedangkan untuk aspek administrasi yang terjadi penurunan dari tahun 2017 berada pada angka 0.63 turun di tahun 2018 menjadi 0.59, Yudha menjelaskan penyebabnya hampir serupa dengan aspek pelayanan yang mengharuskan beberapa syarat cukup sulit untuk dicapai.

“Syarat dari tim penilai terkait aspek administrasi ini harus memiliki corporate plan dan strategy plan terstruktur minimal 5 tahunan dan kita saat penilaian masih membentuk itu,” ungkap Yudha.

Ia mengungkapkan di Banjarmasin sendiri pelayanan air bersih PDAM Bandarmasih sudah mencapai batas naik air setinggi 4 meter, “kedepannya akan kita perbaiki melalui pembenahan dan rehabilitasi pipa agar mencapai 7 meter,” ucapnya.

Lanjut Yudha mengatakan corporate plan dan strategy plan sudah dalam tahap finishing dan akan ditargetkan selesai maksimal hingga akhir tahun mendatang, ia optimis tahun 2019 ketika audit corporate plan dan strategy plan 5 tahunan tersebut sudah bisa digunakan.

“Semaksimal mungkin tahun depan sudah bisa kita pakai nanti untuk audit agar angka aspek administrasi bisa meningkat,” katanya.

Yudha menyebut meskipun terdapat dua aspek tidak terjadi kenaikan, namun pada kenyataannya dari seluruh aspek meliputi aspek keuangan, pelayanan, operasional dan administrasi jika dikalkulasi naik tipis berdasar dua pedoman Kepmendagri dan berdasar BPPSPAM.

“Berdasar Kepmendagri angka kita tahun 2017 dengan nilai 64.00, dan 2018 mendapat 67.10, dan BPPSPAM tahun 2017 total nilai 3.65 dan 2018 total nilai 3,67 dengan predikat wajar tanpa pengecualian,” pungkasnya.

Febri/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here