BNNK Barito Kuala Gelar Wrokshop Penggiat Anti Narkoba di Institusi Pendidikan

0
5 views

BANJARMASIN  – BNNK Barito Kuala kembali mengelar Pelatihan dan Pembinaan Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan, peserta sebanyak 20 orang dari unsur Guru BP  SMA dan SMP Sederajat diselenggarakan di Aula RM Pawon Tlogo Handil Bakti Alalak, Rabu (21/8/2019) bertemakan Pengembangan Kapasitas dan Pembinaan Masyarakat Anti Narkoba Dalam Rangka Wrokshop Penggiat Anti Narkoba di Lingkungan Pendidikan.

Menurut Kepala BNNP Kalsel Drs M Aris Purnomo,  membuka acara kegiatan Seksi P2M BNNK Barito Kuala ini diharapkan menjadikan penggiat anti narkoba yang mandiri dan memiliki pengetahuan tentang narkoba. Pemaparan materi Public Speaking ini diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan peserta dalam melakukan konseling skala lebih besar lain (bukan hanya pada sesi atau jam konsultasi dikelas), sehingga peserta semakin dapat memotivasi sekitar untuk berkontribusi bersama dalam penanganan bahaya narkoba pada generasi muda Indonesia.

“Peserta sangat interaktif, khususnya pada sesi tanya jawab yang diberikan. Sesi ini menjadi ruang diskusi menghasilkan banyak kumpulan ide, informasi, bahkan solusi aktual masalah yang tengah dihadapi. Dilanjutkan dengan pemberian materi disusul  pemateri  potret permasalahan narkoba yang ada di Indonesia, pola perdagangan internasional  dan angka prevalensi pemakai narkoba,” ungkap Aris Purnomo.

Sementara Kepala BNNK Barito Kuala, Agung Prabowo menjelaskan, tentang narkoba, bahayanya, ciri-ciri pemakai dan program rehabilitasi bagi pecandu narkoba, melatih para peserta untukk memiliki kemampuan penanganan awal dalam pencegahan Narkoba, peran serta guru sebagai penyelamat bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

‘Hasil yang diharapkan guru sebagai  pembaharu dan figur yg ditiru merupakan tokoh sentral dalam mendidik/ merubah karakter siswa menuju peradapan yang lebih baik dalam menyongsong generasi emas sehat tanpa narkoba,” jelas Agung.

Ditambahkan Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Batola Sarbini, SPd. MPd, menekankan kepada para pendidik perlunya perhatian lebih terutama pihak sekolah terhadap siswa-siswi selama kegiatan belajar mengajar, serta  perlunya penerapan sanksi yang tegas bagi siswa yang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba. Membuat kesepakatan bersama, dengan membuat kebijakan  dan menyusun rencana aksi di lingkungan sekolah masing-masing agar dapat menciptakan lingkungan  yang bersih dan bebas dari bahaya penyalahgunaan  narkoba sehingga bisa mencegah diri sejak dini.

Narasumber terdiri  Kepala BNNP Kalsel , Drs M Aris purnomo, Kepala BNNK Barito Kuala, Agung Prabowo, Amd, Sekretaris Dinas Pendidikan Kab. Batola Sarbini, SPd. MPd, Kasi P2M BNNK Barito Kuala Aberansyah Ssos.

Ida/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here