Usai Sidang Paripurna, Anggota DPRD Kalsel Diberi Obat Anti Masuk Angin dan Korek Api Hadiah Mahasiswa

0
1 views

BANJARMASIN – Penyelenggaraan Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Kamis (12/9/2019). Ada hal yang menarik, salah satu Anggota DPRD Provinsi Kalsel, H M Rosehan NB membagikan obat anti masuk angin kepada Ketua dan Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalsel. Sedangkan untuk anggota dewan lainnya masing-masing dibagikan korek telinga.

Bukan membahas soal Raperda atau anggaran, pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang 1 Tahun 2019 Masa Jabatan 2019-2024 justru diwarnai kegiatan pembagian obat anti masuk angin dan korek telinga.  Simbol obat anti masuk angin dan korek telinga tersebut merupakan pemberian dari para pengunjuk rasa yang gelar demo pada hari pengambilan sumpah janji para Anggota Dewan terpilih masa jabatan 2019-2024.

Menurut H M Rosehan, pemberian obat anti masuk angin dan korek telinga tersebut dimaksudkan sebagai pengingat kepada para Anggota Dewan terpilih termasuk dirinya agar tak kemasukan angin dan tak tuli selama menjalankan tugas sebagai Wakil Rakyat. Berarti  para Anggota Dewan diminta untuk tetap memihak kepada Rakyat dalam mengambil keputusan dan tak mudah dipengaruhi oleh iming-iming Rupiah.

“Anggota Dewan diminta peka pada suara dan aspirasi Rakyat yang notabene mengantarkan mereka duduk di kursi empuk di Rumah Banjar,” papar Rosehan.

Mengetahui maksud tersebut, Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalsel, H Supian HK dan Wakil Ketua Sementara DPRD Provinsi Kalsel, M Syaripuddin bersedia meminum obat anti masuk angin.

H Supian HK mengatakan sangat  mendukung dan bangga kepada masyarakat Kalsel yang berinisiatif membuat ide ini, sebagai pengingat kepada Dewan terpilih bahwa dirinya bekerja untuk masyarakat.

“Saya bangga masyarakat punya inisiatif tersebut, kita sebagai wakili rakyat pasti bekerja untuk kepentingan rakyat, kita diamanahi bekerja untuk rakyat,” ujar H Supian HK.

Para Anggota Dewan lainnya juga menerima korek telinga yang dibagikan.

Sebelumnya, Pada Rapat Paripurna Istimewa dengan Agenda Pembacaan Sumpah Janji 55 Anggota DPRD Provinsi Kalsel Masa Jabatan 2019-2024 ini ada beberapa kelompok massa baik dari organisasi masyarakat, organisasi mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat yang lancarkan aksi unjuk rasa.

Diantaranya yaitu PMII Kota Banjarmasin, KAMMI Banjarmasin, DPD Pemuda Islam Kalsel dan yang lainnya.

Selain menyampaikan orasinya, para pengunjuk rasa hadir lengkap dengan spanduk, poster dan atribut lainnya yang berisikan tuntutan dan harapan kepada 55 Anggota Dewan Kalsel yang baru saja dilantik tersebut.

Utamanya, para pengunjuk rasa mengingatkan para Anggota Dewan terpilih untuk tidak lupa apalagi melupakan janji-janji kampanyenya.

Selain itu, beberapa tuntutan yang sempat disuarakan para pengunjuk rasa diantaranya meminta agar Anggota DPRD Kalsel tidak bermain proyek dan mengurangi perjalanan dinas hingga ikut aktif mendukung pengusutan kasus-kasus terkait dugaan Tipikor yang belum tuntas di Kalsel.

aldi/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here