IWO Kalteng dan PWI Kapuas Diskusi dengan Penerbit Soal Juknis BOS dan Permendikbud 093/P/2019

0
1 views

KAPUASGuna mengetahui mekanisme penerbit buku pelajaran sekolah mulai SD, SMP dan SMA berhak mencetak dan mendistribusikan buku pelajaran di sekolah. Ikatan Wartawan Online (IWO) Kalteng dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kapuas menggelar dialog petunjuk tehnis (juknis) Bantuan Operasional Sekolah. Yang sudah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) 093/P/2019 tentang buku teks pendamping dan daftar penerbit buku pemenang penilaian Juknis BOS.  

Dalam kegiatan yang digelar secara santai disebuah rumah makan di Kapuas, Sabtu (21/9/2019) dihadiri Ketua IWO Kalteng Angga, Ketua PWI Kapuas, Penerbit dan Percetakan Putra Nugraha dan Mediatamana, serta wartawan media cetak dan elektronik.

“Pertemuan dengan pihak penerbit dan percetakan untuk mengetahui gambaran tentang bagaimana kriteria buku pelajaran bagi siswa SD, SMP dan SMA itu diperoleh. Apakah sudah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku sesuai Permendikbud) 093/P/2019 tentang buku teks pendamping,” kata Ketua IWO Kalteng Angga.

Kata Angga, para wartawan berharap agar pihak penerbit dan percetakan melaksanakan ketentuan sesuai peraturan yang sudah ditetapkan. “Intinya harus ada transparansi, terkait hal ini,” katanya.

Sementara dari pihak penerbit buku, mengemukakan bahwa pola untuk mencetak dan mendistribusikan buku teks pendamping sudah dilakukan sesuai aturan Permendikbud) 093/P/2019 tentang buku teks pendamping . Misalnya, harga buku terdiri atas 5 harga yang dibagi zona 1 hingga zona 5. Kalteng sendiri masuk Zona 4.

“Buku dari kementrian semua penerbit bisa melakukan kerjasama dan melakukan mencetak untuk didistribusikan, tentunya dengan harga yang sama. Dimana sejak 14 Maret 2019 buku tersebut sudah mulai didistribusikan,” kata salah satu perwakilan penerbit.

Secara umum, tujuan BOS Reguler yakni,  membantu pendanaan biaya operasi dan nonpersonalia Sekolah. Meringankan beban biaya operasi Sekolah bagi peserta didik pada Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat.Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Sekolah.

Sedangkan tujuan khusus BOS Reguler, untuk membebaskan pungutan peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu pada SD dan SMP yang diselenggarakan oleh masyarakat.

BOS Reguler pada SMA dan SMK bertujuan untuk membebaskan pungutan dan/atau membantu tagihan biaya di SMA dan SMK bagi peserta didik yang orangtua/walinya tidak mampu dalam rangka

memperoleh layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu.

 

Alfarida Sari

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here