Jaga Kualitas Sungai, Wali Kota Banjarmasin Arahkan Pembanguan Rumah Menghadap Sungai

0
14 views

 

Banjarmasin – City Sanitation Summit XIX sukses dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin serta membuat peserta undangan kagum atas kemeriahan yang telah di berikan.

Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dalam menyambut peserta undangan, sekaligus memberikan suguhan budaya Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengatakan perhelatan acara CSS ini berjalan dengan lancar dan sukses dengan pelayanan yang telah diberikan.

Dirinya juga mengatakan program kedepannya akan mengedukasi masyarakat agar selalu menjaga kebersihan sungai dengan menghadapkan rumah mereka ke arah sungai.

Dengan depan rumah menghadap ke depan aliran sungai masyarakat akan sadar bahwa menjaga kebersihan sungai sangat diperlukan agar terjaganya kebersihan sungai.

“Kita harapkan masyarakat tidak membuang kotoran lagi kesungai, dan nantinya pemerintah juga akan membuatkan 100 buah rumah di kampung Hijau dan Biru yang menghadap ke aliran sungai dan di bangun titian yang bagus,”ucapnya.

Adapun Ketua Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), Dr H Syarif Fasha, mengatakan kota Banjarmasin adalah kota sungai dan di belah olah sungai (24/9).

“tidak ada satupun didunia ini, kota yang di belah oleh sungai tidak menjadi Kota metropolitan, semoga Banjarmasin menjadi Kota metropolitan,” ucapnya.

Sungai di Kota Banjarmasin tidak hanya sebagai sumber perekonomian, akan tetapi juga sebagai wisata, edukasi, serta budaya yang dapat dikembangkan. Perlu adanya kesadaran masyarakat untuk menjaga sungai agar tetap bersih bebas dari pencemaran.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qomis, mengatakan terdapat 2 faktor penting dalam keberhasilan program sanitasi ini yang perlu dilakukan oleh pemerintah.

“Ada dua faktor penting dalam keberhasilan sanitasi, yang pertama, komitmen penuh oleh pemerintah dalam menjalankan program sanitasi, yang kedua melibatkan tokoh agama untuk mensukseskan program sanitasi,” terangnya.

Tokoh agama sebagai garda terdepan dengan masyarakat yang lebih berpengaruh akan lebih memudahkan dalam menyampaikan program sanitasi untuk hidup yg lebih bersih dan sehat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.