PT KIU Tangani Kebakaran Lahan Kebun, Dinilai tak Sesuai Standar SOP K3

0
5 views

Karyawan dalam menangani kebakaran lahan tidak dilengkapi peralatan sesuai standar yang ditentukan. (Ist/brt).

Sampit – Penanganan kebakaran lahan dalam kebun yang baru saja terjadi Kamis (19/9) di PT Katingan Indah Utama (KIU) wilayah operasi di Kecamatan Parenggean, Kotawaringin Timur, Sampit,Kalimantan Tengah.

Dinilai kurang memperhatikan keselamatan karyawan dalam menangani kebakaran untuk segi peralatan yang dimiliki perusahaan.

Hal ini terbukti setelah adanya lahan kebun sawit yang terbakar pada PT.KIU di AFD3 (blok 28), disitu tampak sekali terlihat usaha pemadaman api yang dilakukan pihak kebun mengerahkan karyawannya tidak terlihat memakai standar SOP K3 peralatan yang semestinya dimiliki oleh perusahaan.

Padahal seharusnya pihak perkebunan kelapa sawit mengetahui, hal itu demi keselamatan kerja para karyawan dalam menangani kebakaran. Resiko tinggi selalu mengancam apabila karyawan yang menangani kebakaran tanpa dilengkapi seperti Helm, Baju khusus pemadam,kaos tangan maupun sepatu.

Seperti apa yang disampaikan M.Abadi anggota dewan terpilih dari partai PKB yang juga mantan Kades Pahirangan, Kecamatan Mentaya Hulu yang mendapat laporan warga dan memperlihatkan beberapa foto.

Abadi sangat prihatin sekali dengan keadaan karyawan PT.KIU group Makin ini, betapa tidak dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi pada perusahaan sawit tersebut. Karyawanya hanya memakai peralatan seadaannya memadamkan api ditengah kebun, pihak perusahaan tidak memikirkan resiko karyawannya bergelut dengan kobaran api.

“Kalau saya melihat dalam fhoto yang dikirim warga ini, ada indikasi tim pemadam tidak dilenkapi dengan K3 tidak ada helm standar, sarung tangan, masker dan baju pemadam dari pihak perusahaan.”Ujar Abadi diruang kerjanya di DPRD Kotim, Jum,at (20/9).

Menyangkut dengan keselamatan kerja dan kesehatan, tim tanggap Karhutla diperusahaan tersebut tambah Abadi harus memperhatikan peralatan yang sudah ada, apa yang dirasakan kurang untuk segera melengkapinya jangan sampai menunggu adanya korban jiwa.

“Jika yang melakukan pemadaman itu pihak scurity atau satpam perusahaan yang tidak tergabung dalam Div SAE itu malah semakin melanggar (menabrak) SOP.”Tegasnya.

Nal/IB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here