Usaha Budidaya Ikan Air Tawar Merugi

0
23 views

KABUPATEN BANJAR – Usaha  budidaya ikan air tawar merugi Kabupaten Banjar banyak menghentikan usahanya akibat mahalnya harga pakan sedangkan harga ikan murah. Bisnis budidaya ikan air tawar  yang pernah berjaya dalam dua dekade ,akhir – akhir ini banyak yang menghentikan usahanya karena melonjaknya harga pakan, sedangkan harga ikan tidak menentu  bahkan turun drastis.

Pengusaha budidaya ikan air tawar jenis Patin enjelbert resubun di desa Penggalaman Handil satu kecamatan Martapura Barat kabupaten Banjar kepada reporter RRI  kemarin menjelaskan , kondisi bisnis ikan air tawar dalam 2 tahun terakhir ini yang harganya tidak menentu bahkan turun rastis.

Pengusaha kolam budidaya ikan patin asal Papua dan mantan kapten kapal perusahaan swasta  yang beralih profesi kedunia perikanan air tawar  dikawasan irigasi Riam Kanan tersebut,satu diantara puluhan pengusaha ikan air tawar  yang masih bertahan ,dengan harapan ada perubahan harga di masa yang akan datang.

Pada masa jayanya harga ikan air tawar  baik jenis ikan nila,ikan mas dan ikan patin 5 tahun silam, banyak petani yang menambah jumlah kolam dan mengisi dengan ratusan ribu benih ikan ,dalam 6 sampai 8 bulan dipanen dan memperoleh untung besar.Namun akhir akhir ini harga ikan anjlok hingga titik terendah 16 ribu rupiah perkilogram ,sedangkan harga pakan terus naik hingga di atas 365 ribu rupiah persak .Maka dari itu  setiap panen dalam satu tahun dua kali rugi ratusan juta rupiah.

Enjelbert Resubun  masih tetap bertahan karena ada alternative lain untuk menekan biaya budidaya dalam setahun dengan memproduksi pakan sendiri . Dengan memproduksi pakan sendiri dari bahan dedak,ikan asin dan bahan lainnya dapat menekan biaya pakan sekitar 30 persen untuk mengimbangi harga ikan di bawah 20 ribu rupiah perkilogram.

Ayi Kuswana/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here