Warga Pertanyakan, Pembangunan Proyek PDAM Tanpa Papan Proyek

0
10 views

Pekerjaan pembuatan Instaling pembesian dan Reservoar masih dalam tahap perangkaian. (nal/brt).

Sampit – Proyek pembangunan baru IPA LPS dan Upating IPA LPS bermitra usaha dengan Perusahaan Daeah Air Minum (PDAM) di Kecamatan MB Ketapang,  tepatnya di Jalan Kembali MB.Ketapang Sampit.  Dalam pelaksanaannya kontrak penyelesaian pekerjaan dari informasi yang di dapat infobanua mengatakan, bahwa proyek pembangunannya menelan dana tidak sedikit 50 milyar dan waktu penyelesaian proyek pada bulan Nopember 2019.

Untuk membuktikan yang lebih akurat infobanua Sabtu (7/9) mencoba membuktikan turun kelapangan langsung melihat pekerjaan yang dilaksanakan oleh PT. Prakarsa Enviro Indonesia (kontraktor pelaksana pekerjaan utama), PT.Infratama Yakti (Konsultan pengawas), mitra kerja Adaro Water dan PDAM Sampit. Betul saja pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja masih merangkai besi pembuatan Instaling pembesian dan Reservoar masih berjalan.

Selain itu juga ketika infobanua mengitari sekeliling pembangunan proyek, tidak ditemukan dengan jelas papan proyek yang biasanya selalu terpampang setiap pekerjaan proyek. Hal ini menambah dugaan kuat bahwa proyek ini tidak transparan kepada publik dan perlu aparat hukum untuk memeriksa pekerjaan tersebut.

Bukan sampai disitu saja, pekerjaan proyek yang dilaksanakan oleh PT. Prakarsa Enviro Indonesia kuat dugaan juga akan mengalami keterlambatan pekerjaan. Ini bisa dibuktikan melihat pekerjaan dilapangan, kemajuan pekerjaan awal sampai sekarang berita diturunkan pembangunan proyek ini paling tidak minis sekitar 29% dari waktu yang telah ditentukan.

Untuk memperjelas pekerjaan ini, infobanua coba menghubungi telphone selular (WhatsApp) Direktur PDAM Sampit, Firdaus menjelaskan bahwa pekerjaan proyek itu milik swasta bukan milik pemerintah hanya saja dikerjasamakan dengan PDAM. Dan duit yang digunakan untuk pembangunan itu bukan dari pemerintah akan tetapi duit perusahaan.

“Kerjasamanya dengan PDAM, orangnya hanya membantu pembangunan instalasi saja.” jelas Firdaus saat dihubungi infobanua Sampit.

zainal 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here