Atasi Stunting di Kalsel, Dinkes Minta Intansi Lain Peduli dan Ikut Mengeroyok

0
18 views

BANJARMASIN, INFO BANUA.- Dinkes Kalsel menggelar pelatihan pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan pencegahan stunting usia janin di kandungan. Kegiatan ini diikuti 13 kabupaten/kota di Kalsel, Sekalimantan Selatan di Hotel Arya Barito Kamis (14/11).

“Lewat pelatihan ini Dinkes Kalsel berharap ada program sensitif yang dilakukan oleh sektor diluar kesehatan, seperti ketahanan pangan dan ketersediaan pangan oleh teman-teman ketahanan pangan. Kemudian gemar makan ikan, penyediaan air bersih, jamban sehat. Kemudian dinas sosial, bantuan PKH termasuk dalam upaya akses terhadap gizi,” kata Kadinkes Kalsel Muslim, Kamis (14/11).

Kata Muslih, mengatasi stunting harus dilakukan lintas sektor yang terkait. “Akan kita keroyok, dengan istilahnya konvergensi percepatan bekerja,” katanya.

Muslih mengaku pihaknya dalam mencegah stunting–tumbuh kembang anak dipantau dan dilakukan imunisasi dasar lengkap, isi piringku ada komposisinya separuhnya lauk dan separuhnya sayur dan buah yang komposisinya 23 macam.

“Di Hulu Sungai Utara misalnya, contoh yang mengalami angka stunting tertinggi, jika di lihat mana yang menjadi program sampai sekarang menurun terus mencapai 33 persen data tahun 2018-2019,” katanya.

Menurut Muslim, pada keluarga nantinya akan ada tim penggerak PKK bersama kader-kadernya itu. Sudah termasuk sosialisasi ke keluarga baru, untuk pencegahan stunting dan pengaturan pola makan calon ibu dan orang tua pengantin.

“Dinkes juga sudah melakukan penyuluhan, kemudian pemberdayaan anak dan perempuan mencegah perkawinan dini,” katanya.

Febri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.