Inspektorat Terima Laporan, Pungli dan Dugaan Penggelapan Kayu Eks Pasar Keramat

0
73 views

Kayu eks pasar keramat yang diduga telah digelapkan, sampai sekarang keberadaannya tidak diketahui. (Ist)

 

Sampit – Banyaknya laporan tentang pungutan liar yang dilakukan oleh oknum dinas perdagangan dan perindustrian Sampit, diakui oleh Inspektur (Inspektorat) Otter sudah diterimanya laporan secara resmi. Namun untuk sekarang menurutnya pemeriksaan masih belum dilakukan disebabkan mereka masih terkendala masalah anggaran, yang pasti laporan yang sudah masuk akan ditindaklanjuti.

Selain pungli juga ada Inspektorat mendapat laporan adanya dugaan penggelapan bahan bangunan eks pasar mentaya,yang dibawa tanpa ada berita acara oleh oknum dinas perdagangan dan perindustrian Sampit.

“Penanganan kasus yang telah dilaporkan terkait pungli dan sebagainya, sudah saya serahkan kepada anak buah saya untuk menanganinya.”Terang Otter ditemui infobanua diruang kerjanya beberapa waktu yang lalu.

Otter juga menambahkan terkait adanya pembangunan pasar yang berdekatan dengan pasar relokasi pasar Keramat 19 kios tanpa ada izin, pihak Inspektorat juga mendapatkan informasi dari media bahwa oknum keamanan (scurity) telah memungut penempatan kios kepada pedagang sekitar Rp 12.500.000/kios.

Bukan sampai disitu saja, pungli yang dilakukan oleh oknum dinas kantor perdagangan dan perindustrian Sampit di pasar PPM, ada pedagang minuman yang mengaku diminta oleh oknum keamanan pasar sebesar 30 juta untuk penempatan lapak ukuran diperkirakan 1×2 meter disekitar Puji Sera Sampit (depan WC Umum).

“Masalah pungli yang dilakukan oleh anak buah saya dilingkungan dinas perdagangan dan perindustrian Sampit ini sudah saya laporkan termasuk juga retribusi yang tidak disetorkan itu.”Jelas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Redy Setiawan kepada infobanua Sampit.

Zainal/IB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here