Sosialisasi Tahapan Penjaringan Pilkades 2020 Di Kotim

0
66 views

Peserta kegiatan sosialisasi Pilkades 2020 di Aula kantor DPMD Sampit (nal/brt).

Sampit – Kegiatan Sosialisasi Tahapan Penjaringan Pilkades 2020, Senin (25/11) yang dilaksanakan di aula kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sampit. Di ikuti oleh 14 kecamatan dan 43 desa, dalam sosialisasi tersebut panitia penyelenggaradari kantor DPMD Sampit memberikan mekanisme penetapan daftar pemilih tetap (DPT) dan mekanisme pencalonan kepala desa.

Tampak hadir dalam kegiatan itu Kades/Pejabat Kepala Desa, Ketua BPD, Panpilkades dan Panwaspilkades. Sosialisasi ini juga panitia peneyenggara meminta kepada para peserta untuk membawa dokumen pelaksanaan kegiatan, diantaranya Rekapitulasi Rancangan Daftar Sementara (DPS) yang belum ditetapkan dan rancangan daftar pemilih sementara (DPS) ditetapkan.

“Untuk informasi yang lebih jelas dari tahapan syarat pendaftaran sampai pada pencoblosan Pilkades, bisa menmghubungi Yudi Aprianur Kabid pemerintahan desa dan kelembagaan, Pimpin Hutagalung Kasi bina pemerintahan dan Marslam Bernando Umar Kasi bina kelembagaan desa.” Ujar Kadis PMD Hawianan ditemui diruang kerjanya oleh infobanua Sampit.

Menyinggung pencalonan kades, Hawianan mengatakan kalau dulu sebelum dirinya menjadi Kadis PMD orang yang mencalonkan diri harus bermukim di desa tersebut. Namun karena adanya peraturan yang baru, orang yang mencalonkan dirinya menjadi kades boleh saja orang luar dari desa pemilihan.

“Boleh saja sekarang orang yang mencalonkan diri jadi kades diluar dari desa pemilihan, akan tetapi dia tidak berhak mencoblos atau tidak ada hak untuk mencoblos.” Tegasnya.
Sementara Marslam Bernando Umar Kasi Bina Kelembagaan Desa ditemui infobanua disela kegiatannya memberikan materi kepada peserta calon Pilkades mengatakan, dalam kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan oleh DPMD Sampit banyak para peserta yang mempertanyakan tata cara mengikuti Pilkades.

“ Seperti yang telah saya sampaikan tadi syarat untuk pencalonan kades, Surat permohonan,Surat pernyataan, Surat keterangan,Daftar riwayat hidup,Ijazah pendidikan formal,Kartu tanda penduduk dan kartu keluarga.” Ungkap Nando dengan infobanua.
Zainal/IB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here