Bulog Hadirkan Beras Bervitamin Guna Tekan Angka Stunting

0
4 views

JAKARTA — Upaya menekan angka stunting di daerah dan masyarakat kurang mampu, Perum Bulog akan memproduksi beras bervitamin atau beras fortifikasi.

Menurut Direktur Pengembangan Bisnis dan Industri Perum Bulog, Imam Subowo, Jumat (14/12). Perum Bulog akan menyalurkan minimal 10 persen beras fortifikasi dalam program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Jika dibutuhkan 10 hingga 20 persen dari BPNT, maka menurut Imam akan disediakan 300 ribu ton beras fortifikasi. Ia pun tegaskan Perum Bulog siap memproduksi beras fortifikasi tersebut.

Ia menambahkan, untuk memproduksi dengan jumlah yang banyak tentunya Perum Bulog harus menambah mesin mixer untuk membuat beras fortifikasi. Ia pun berharap agar seluruh provinsi di Indonesia memiliki mesin mixer tersebut, sehingga mampu membantu menekan angka stunting.

Beras Fortifikasi

Perum Bulog terus melakukan berbagai inovasi guna menstabilkan harga pangan di Indonesia. Salah satu inovasi yang dikembangkan dengan merilis beras fortifikasi yaitu beras sehat yang telah diperkaya dengan vitamin dan mineral yang terdiri dari vitamin A, vitamin B1, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B9 (Asam Folat), vitamin B12, Zat Besi (Iron), dan Zink.

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, beras fortifikasi merupakan wujud nyata Bulog dalam intervensi gizi sensitif untuk percepatan pencegahan stunting. Pelaksanaan penyediaan beras berfortifikasi bekerjasama dengan salah satu perusahaan penyedia kernel fortifikan.

“Di satu sisi, Peraturan Presiden nomor 48 tahun 2016 tentang Penugasan Pemerintah kepada Perum Bulog dalam Rangka Ketahanan Pangan Nasional mengamanahkan agar Bulog menjaga Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan menyalurkan beras kepada masyarakat berpendapatan rendah,” ungkap dia, di Kementerian BUMN Jakarta.

rel/ang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here