Ketua PKK Amuntai Angkat Pamor Itik Alabio jadi Wisata Kuliner Unggulan di Kalsel

0
14 views

KOTA AMUNTAI yang berjarak 235 kilometer dari Kota Banjarmasin, juga dikenal sebagai Kota Agrowisata Itik Alabio. Berdasar fakta itulah, Ketua TP PKK Kabupaten HSU Hj  Anisah Rasyidah Wahid menangkap momen Hari Ibu tahun 2019 untuk mengembangkan HSU sebagai destinasi wisata industri kuliner olahan produk itik Alabio.

Gebrakan dilakukan dipenghujung 2019 ini, dengan menggelar lomba memasak kerjasama PKK HSU dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (DP3A) HSU, dengan menu utama: Kreasi Memasak Itik Alabio, Senin pagi (16/12) di Halaman Kantor Bupati HSU.

“Lewat lomba kreasi memasak itik Alabio ini sangat besar manfaatnya. Terutama sekali bagi kaum pria dalam upaya menyalurkan bakat dan meningkatkan kreatifitas, ketrampilan memasak itik ikon HSU,” terangnya.

Kata Anisah, itik ini sangat bergizi dan dengan adanya lomba ini, diharapkan nantinya mampu menciptakan hidangan itik alabio yang lebih menarik lagi.  Selain itu Anisah optimis lomba ini menjadi salah satu media untuk mempromosikan branding unggulan yaitu itik alabio.

“Lewat kegiatan ini sekaligus promosi kekayaan intelektual khas Kalimantan Selatan yang memilki peluang besar dalam industri pengelohan pangan kedepannya,” ujarnya.

Anisah berharap, melalui event lomba memasak menu Itik Alabio ini  bisa menyadarkan dan memotivasi masyarakat untuk lebih mengembangkan lagi olahan pangan berbahan daging itik Alabio sebagai potensi khas daerah dalam menunjang wisata kuliner di Kalsel.

Sementara Chef Agus Sasirangan yang menjadi dewan juri mengaku, cukup antusias melihat masakan olahan itik Alabio yang ditampilkan para peserta. Ditambah lagi itik Alabio merupakan khas HSU dengan kreasi olahan berbagai macam.

“Ternyata begitu banyak kreasi itik yang luar biasa. Ada martabak itik, kebab itik dan paisan itik,” ujarnya.

Agus berpesan hendaknya menu-menu yang ditampilkan tidak berakhir seiring berakhirnya lomba. Tapi bisa diaplikasikan baik dalam rumah tangga untuk dinikmati bersama keluarga.

“Malahan bisa juga menjadi usaha sekaligus mendorong perkembangan itik alabio agar semakin terkenal lagi,” bebernya.

Agus memotivasi masyarakat Kabupaten HSU agar lebih memperkenalkan lagi produk makanan olahan dari daging Itik Alabio karena di Kalsel saat ini justru menu makanan lain yang lebih menonjol seperti rumah makan Itik Sinjay, Peking dan lainnya, sedang rumah makan Itik Alabio jarang dijumpai.

 

Chef jebolan lomba memasak di salah satu TV nasional ini pun lantas memberikan tips agar menu masakan berbahan Itik Alabio bisa diterima konsumen di berbagai daerah bahkan manca negara.

 

“Pelajari cita rasa yang banyak disuka konsumen, jangan memakai cita rasa lokal karena belum tentu sesuai selera dengan konsumen di luar Kabupaten HSU,” terangnya.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here