Lapsus Hari Jadi HST ke-60: Siswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Beasiswa Kuliah Kedokteran

0
6 views

Barabai, infobanua – Hari ini Rabu (24/12/2019) Pemkab HST genap berusia 60 tahun. Beberapa capaian pembangunan sudah dilakukan. Termasuk pemberdayaan kualitas SDM, dalam kepemimpinan Bupati HST Drs HA Chairansyah.

 

Dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Manusia yang berkualitas (SDM) yang meliputi bidang Kesehatan dan Pendidikan Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Tengah merealisasikan program pemberian beasiswa kepada enam orang siswa yang kurang mampu namun berprestasi di bidang akademik dalam melanjutkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tahun anggaran 2019.

 

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kab. HST, H Akhmadi mengatakan, sebelumnya sudah ada 19 orang mahasiswa yang memperoleh beasiswa kedokteran dari Pemkab HST, yaitu angkatan tahun 2014 sebanyak 2 orang, angkatan tahun 2015 sebanyak 3 orang, angkatan tahun 2016 sebanyak 5 orang, angkatan tahun 2018 sebanyak 9 orang.

 

“Dan tahun 2019 ini  direalisasikan sebanyak 6 orang sehingga target sudah tercapai yaitu 25 orang yang menerima beasiswa di fakultas kedokteran ULM Banjarmasin,” kata Akhmadi.

 

Bupati HST H A Chairansyah mengungkapkan pemerintah daerah belum bisa memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal kepada masyarakat, penyebab utamanya adalah Pemkab HST masih kekurangan tenaga dokter, khususnya untuk di puskesmas- puskesmas.

 

“Untuk mengatasi kekurangan dokter tersebut, diawal kepemimpinan bersama Bapak H. Abdul Latif kami membuat kebijakan, yaitu memberikan beasiswa kepada siswa di HST yang lulus untuk kuliah di fakultas kedokteran sebanyak 5 orang untuk setiap tahunnya sehingga dalam 5 tahun masa kepemimpinan kami, akan mencetak 25 dokter banua,” jelas Chairansyah.

 

Selain itu, alasan lainnya Chairansyah menambahkan, dokter-dokter yang ada di HST rata-rata bukan orang HST asli, sehingga pada hari besar, liburan dan khususnya pada lebaran, di puskesmas bahkan di rumah sakit sampai tidak ada dokternya karena cuti, pulang kampung dan alasan lain sebagainya, karenanya masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan pada saat itu akan mengalami kesulitan.

 

“Dan melalui program  dokter banua ini harapannya, pelayanan kesehatan kepada masyarakat di HST akan lebih maksimal, karena penerima beasiswa kedokteran ini syaratnya harus kembali Ke HST dan  mengabdi di daerah kelahirannya, dengan kata lain ibarat kami menanam pohon buahnya untuk masyarakat HST,” pungkasnya.

 

Walaupun program ini sudah mencapai target, namun Chairansyah berharap siapapun nantinya yang menjadi Bupati HST setelah masa kepemimpinannya berakhir, semoga tetap bisa meneruskan program tersebut sehingga pelayanan kesehatan masyarakat HST akan selalu meningkat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here