Meriahkan Hari Ibu, Wabup dan Sekda Amuntai ‘Demo Masak’ Bebek Bumbu dan Itik Lada Hitam 

0
6 views

MASAK – Wakil Bupati HSU Husairi Abdi ternyata piawai memasak, terlihat wabup memasak ‘Bebek Bumbu Pedas Mantap’ (foto: ist)

 

AmuntaiTernyata Wakil Bupati HSU Husairi Abdi dan Sekda HSU HM Taupik jago masak. Hal ini dibuktikan kedua pejabat ini saat perayaan Hari Ibu yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak (DP3A) yang menggelar Lomba Kreasi Memasak Itik Alabio, Senin pagi (16/12) di Halaman Kantor Bupati HSU.

Wabup dan Sekda terlihat piawai mengolah masakan kegemarannya itu berbaur dengan 23 peserta yang juga didaulat mengikuti lomba mewakili Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) masing-masing.

Tak tanggung-tanggung juri pada kegiatan lomba masak ini chef kondang juara Master Chef Indonesia di salah satu televisi swasta nasional ‘Mr Chef Agus Sasirangan’dari Kota Banjarmasin. 

Wakil Bupati HSU mengakui disela keibukannya menyempatkan mengolah itik. Husairi mengaku happy bisa mengikuti lomba memasak itik. “Peran seorang ibu dalam keluarga sangat urgent. Kemampuan seorang ibu tidak bisa dibuat-buat.  Karena ibu sosok yang mampu memelihara, menjaga hingga memberikan asupan makanan yang bernutrisi bagi keluarga,” terangnya ketika ditemui usai acara.

Kata Husairi, lomba ini sangat positif. “Kami sangat senang bisa ikut lomba. Kami memasak Bebek Bumbu Pedas Mantap,” ucapnya.

Tak mau kalah dengan Wabup, Sekda HSU HM. Taupik, S. Sos, MM juga unjuk kebolehan memasak itik. Menu yang disodorkannya Itik Lada Hitam. Konon masakan ini menjadi idolanya.

“Ini Itik Lada Hitam. ‎Kami sangat suka. Enak sekali,” ucapnya sambil terus mengolah masakannya.

Sekda HSU HM. Taupik, S. Sos, MM juga unjuk kebolehan memasak Itik lada hitam. (foto: ist)

Sebelumnya Ketua TP PKK Ny. Hj. Anisah Rasyidah Wahid saat membuka acara lomba menyampaikan bahwa lomba kreasi memasak itik alabio ini sangat besar menfaatnya. Terutama sekali bagi kaum pria dalam upaya menyalurkan bakat dan meningkatkan kreatifitas, ketrampilan memasak itik ikon HSU.

“Itik ini sangat bergizi dan dengan adanya lomba ini, diharapkan nantinya mampu menciptakan hidangan itik alabio yang lebih menarik lagi,” katanya.

Selain itu Anisah optimis lomba ini menjadi salah satu media untuk mempromosikan branding unggulan yaitu itik alabio. Sekaligus merupakan kekayaan intelektual khas Kalimantan Selatan yang memilki peluang besar dalam industri pengelohan pangan.

“Kita bertekad untuk terus mengembangkan visi kita sebagai destinasi wisata industri kuliner olahan produk itik alabio,” terangnya.

Sementara Chef Agus Sasirangan yang menjadi dewan juri mengaku, cukup antusias melihat masakan olahan itik alabio yang ditampilkan para peserta. Ditambah lagi itik alabio merupakan khas HSU dengan kreasi olahan berbagai macam.

“Ternyata begitu banyak kreasi itik yang luar biasa. Ada martabak itik, kebab itik dan paisan itik,” ujarnya.

Agus berpesan hendaknya menu-menu yang ditampilkan tidak berakhir seiring berakhirnya lomba. Tapi bisa diaplikasikan baik dalam rumah tangga untuk dinikmati bersama keluarga.

“Malahan bisa juga menjadi usaha sekaligus mendorong perkembangan itik alabio agar semakin terkenal lagi,” bebernya.

Saat lomba berlangsung, terlihat masing-masing peserta memperagakan cara memasak. Dimana satu orang memasak dengan menu andalanya dan dibantu satu orang lainnya yang juga ikut memasak. Sedangkan satu orang lagi bertugas mendokumentasikan chef saat memasak dengan busana khas chef profesional.

fai

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here