Warga Desa Teluk Malewai dan Benao Barut Dirugikan, PT PIS Diduga Serobot Lahan Warga untuk Bangun Jalan

0
337 views

Muara Teweh – Sebagaimana pemberitaan sebelumnya, perusahaan tambang batu-bara yang baru mulai beroperasi di wilayah Desa Teluk Malewai dan Desa Benao, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah dihebohkan.

Karena menggarap lahan dan kebun milik masyarakat diduga kuat tanpa izin, bukan itu saja. Perusahaan PT JIS ini juga diduga melakukan penebangan pohon jenis tengkawang, ulin, durian dan pohon buah-buahan lainya. Dimana sebagian kayunya digunakan untuk pembuatan jembatan.

Pantauan infobanua, yang mendapat inforamsi terkait persoalan ini, sudah satukali surat dilayangkan oleh penerima kuasa kepada PT. Permata Indah Sinergi namun belum ada tanggapan hingga sekarang.

Kata Majikur warga setempat, dan Saprudin dan rekan-rekanya yang lain menjelaskan, tepatnya di papan plang kilometer 11 sebelah kiri naik. Adalah jalan terdahulu  atau jalan milik PT. Sinar Benua.

“Kalau yang disebelah kanan jalan, adalah pembuatan jalan baru yang di garap oleh PT. Permata Indah Sinergi  sekitar dua bulan lalu. Juga diduga tanpa seijin dengan warga disini dan pemilik lahan,” katanya.

Kata Majikur, riwayat penguasaan lahan sekitar susah dikerjakan warga bersama sekitar tahun 1979-1980. Dimana setelah limbah merantinya diambil untuk batang lokal sebelum musim flora. Setelah itu ditanami padi serta tumbuhan lainnya. Bahkan sudah  dibuatkan surat masing-masing dengan persambitan yang resmi sesuai bukti lapangan,”  tambah Saprudin didampingi Jukur.

Sementara Atun warga Desa Teluk Malewi menjelaskan, bahwa masalah penggarapan lahan milik mereka sudah di lakukan upaya penuntutan baik langsung kepada pihak perusahaan ataupun yang sekarang ini melalui pengurus desa setempat namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

“Kami warga pemilik tidak bermaksut menghalang-halangi rencana kerja perusahaan, tetapi selesaikan dulu denda dan ganti rugi hak kami masyarakat. Baik secara adat juga sesuai bukti fisik. Jika kehadiran perusahaan tambang batu-bara PT. Permata Indah Sinergi ini hanya untuk menjarah hak-hak kami. Maka kami mohon kepada semua instansi terkait, untuk tidak memberikan perijinan dalam bentuk apapun. Karena kami tidak akan mengikhlas kan kerugian kami masyarakat sampai titik manapun,” kata Atun. (Hison)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here