Dinkes Pemkab Tanbu Waspadai Peralihan Musim

0
5 views

 

BATULICINPergantian musim dari kemarau ke penghujan memicu meningkatnya serangan penyakit  diare dan demam berdarah dangue (DBD) di Tanahbumbu.

 

Fakta tersebut dikemukakan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr H Andi Abdurrahman Noor, Syaifullah.

 

Berdasarkan data rumah sakit, pasien menjalani rawat inap kebanyakan karena diare dan DBD.

 

“Lebih banyak diare dan DBD. Bahkan lebih banyak dari tahun sebelumnya,” lanjut Syaifullah kepada wartawan, Kamis (9/4/2020).

 

Meningkatnya penderita diare dan DBD dibanding tahun lalu, Syaifullah mengimbau kepada masyarakat di Tanahbumbu untuk lebih memperhatikan air akan dikonsumsi.

 

Imbauan ini diharapkan Syaifullah, agar jumlah pasien penderita diare khususnya dapat ditekan sekecil mungkin.

 

“Bentuk pelayanan kami, menyediakan obat-obatan dan tempat tidur. Mudah-mudahan pasien melonjak jumlahnya,” katanya.

 

Tidak kecuali pasien kasus DBD, Syaifullah mengharapkan jumlah tidak melonjak. Oleh karena itu, diimbaunya pula masyarakat kembali aktif melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

 

Kepala Dinas Kesehatan Tanahbumbu H Setia Budi, tidak menepis meningkatnya jumlah penderita diare dan DBD yang rentan terjadi setiap peralihan musim panas ke hujan.

 

Menurut Budi, upaya menekan jumlah penderita, pihaknya segeranya melakukan beberapa gerakan dilaksanakan di Puskesmas.

ron/rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.