Petuah Guru Jaro Kepada Denny Idrayana Jika Ingin Jadi Gubernur Kalsel

0
145 views

 

Bakal Calon Gubernur Kalimantan Selatan, Prof Dr H Denny Indrayana  mengawali 2020 dengan bersilaturahim ke sejumlah pemimpin pondok pesantren serta ulama di kawasan Hulu Sungai hingga Tabalong.

Seperti yang terakam ketika mengunjungi pondok pasantren Ar Raudah di Desa Namun Kecamatan Jaro Kabupaten Tabalong pada Sabtu (11/1) kemarin. Dalam kunjungan itu, Denny Indrayana diterima langsung oleh pimpinan Ponpes Ar Raudah KH. Ahmad Sanusi yang lebih dikenal dengan nama Guru Jaro.

Menurut Danny Indrayana, kunjungan ini dilakukan semata-mata untuk menjalin silaturahmi, juga ingin mendapatkan petuah, nasehat, doa dan tunjuk ajar menjadi seorang pemimpin.

“Ini hanya silaturahmi. Karena akan banyak petuah positif yang didapatkan. Alhamdulillah, semua petuah yang disampaikan sangat memberikan pembelajaran yang berarti,” kata mantan Wakil Menteri Hukum Dan HAM di era prisiden SBY itu.

Pria yang pernah menjadi konsultan KPK ini mengatakan keputusannya maju dalam Pilkada Kalimantan Selatan adalah karena ingin memajukan Kalimantan Selatan. Ia juga ingin membangun semangat anti korupsi. Alasan lain adalah karena ingin dekat dengan orang tuanya. “Mudah-mudahan niat saya diberi jalan oleh Allah SWT,” harapnya.

Masih ditempat yang sama, Guru Jaro mengapresiasi niat Denny Indrayana untuk memperbaiki Banua. Tentu saja, semua keinginan harus disertai ikhiar sungguh-subgguh.

“Seperti air minum di depan kita ini, kalau cuma dilihat saja, seribu tahun pun tak akan bisa menghilangkan haus. Harus ada ikhtiar untuk mengambil gelas, menuangkan, dan meminumnya,” pesan Guru Jaro.

Bahkan, ulama kharismatik itu mendoakan ahli hukum tata negara itu sukses di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kalsel yang akan dihelat pada tahun ini.

“Saya mendoakan dan berharap kepada Allah SWT, semoga maksud dan tujuan (Denny Indrayana) bisa sukses. Bisa melakukan perubahan, terobosan-terobosan untuk masyarakat Kalimantan Selatan, terutama bagi warga Nahdiyin, umat Islam dan umumnya seluruh warga banua,” doanya.

Guru Jaro sangat senang jika ada orang yang berjuang dan berikhtiar untuk memajukan umat sehingga lebih baik dan sejahtera. “Seperti peribahasa, jangan sampai anak ayam mati di lumbung karena kelaparan, atau itik berenang mati karena kehausan,” katanya.

Ia juga menitipkan, jika kelak diberikan amanah menjadi pemimpin agar tidak melupakan tentang sejarah. Bahwa Kalsel dulu merupakan salah satu basis kerajaan Islam yang terkenal. “Itu jangan sampai seperti batang tarandam (kayu tenggelam). Harus diangkat lagi, demi kemajuan umat,” pesan Guru Jaro.

Selain Guru Jaro, sejumlah tokoh ulama juga ditemui Haji Danny. Sebelumnya, dia juga bersilaturahami dengan KH Mochtar Ibnul Amin atau Guru Pemangkih, KH Asmuni atau Guru Danau, dan KH Muhammad Bakhiet atau Guru Bakhiet dalam kunjungan ke ke Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Tabalong, dan Balangan, Selasa (17/12/2019).

rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.