Lima Kecamatan di Tapin Rawan Ilegal Fishing

0
5 views

RANTAU – Lima Kecamatan di Kabupaten Tapin akan dikunjungi Dinas Perikanan Kabupaten Tapin untuk diberikan sosialiasi tentang ilegal fishing.

Sosialiasi ilegal fishing itu tentang larangan menangkap anak ikan dan larangan penggunakan alat tangkap ikan tidak ramah lingkungan.

Rencana kegiatan sosialiasi itu dikatakan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tapin H Parianata saat ekspos pengungkapan hasil razia ilegal fishing selama 2019 lalu di kantornya, Selasa (7/1/2020).

Dinas Perikanan Kabupaten Tapin selama 2019 lalu giat melakukan pengawasan terhadap para pelaku ilegal fishing di wilayah Kecamatan Candi Laras Selatan dan Candi Laras Utara serta Kecamatan Bakarangan.

Pada 2020 ini, kegiatan sosialiasi ditingkatkan di lima kecamatan, yaitu Candi Laras Selatan, Candi Laras Utara, Bakarangan, Tapin Tengah dan Binuang.

“Sesuai dengan arahan Bupati Tapin, maka fokus kami sosialiasi tentang ilegal fishing di lima kecamatan tersebut selama 2020 ini dan melibatkan tim,” katanya.

Parianata mengaku keterbatasan personel dan anggaran operasional dalam pengungkapan kasus ilegal fishing itu terpaksa melibatkan tiga pilar desa, yaitu Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Kepala Desa.

“Dalam waktu dekat ini akan kami laksanakan perjanjian kerjsama itu dengan tiga pilar desa ini agar menekan tindak pidana ilegal fishing di Kabupaten Tapin,” katanya.

Kepala Bidang Perikanan Tangkap dan Sumber Daya Ikan pada Dinas Perikanan Kabupaten Tapin, Hernita Riyani mengaku sosialiasi sedang berlangsung saat ini di lingkungan Pasar Keraton, Kelurahan Kupang.

“Kami memasang imbauan dan seruan berupa stiker dan spanduk agar penjual ikan tidak menjual nak ikan. Sanksinya sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Kalsel Nomor 24 Tahun 2008 tentang Pengawasan dan Perlindungan Sumberdaya Ikan di Kalsel,” katanya. rel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.