Mantan Sekretaris Desa Sangai, Tega Bunuh Ibu Kandung

0
157 views
fhoto : Nenek Bil (70) bersimbah darah dibunuh oleh anak kandungnya sendiri (Ist/brt).

Sampit – Desa Tumbang Sangai,Kecamatan Telaga Antang Kabupaten Kotawaringin Timur, Sampit Rabu (8-1-2020) sekitar pukul 02.45 WIB dini hari dihebohkan ada pembunuhan seorang nenek Bil (70) dirumah tempat tinggalnya di Rt.10 Rw.4 dengan bersimbah darah.

Kades Tumbang Sangai, H.Suharyanto yang biasa dipanggil H.Toto ini membenarkan di desanya ada terjadi pembunuhan seorang nenek. Diketahui adanya pembunuhan ini menurut H.Toto setelah dirinya menerima telpon dari ketua Rt.10 Rw.4, dari pembicara ditelpon tersebut dikatanya bahwa nenek Bil dibunuh seseorang.

Mendengar adanya pembunuhan masih dalam lingkungan desanya, dirinya berangkat menuju rumah korban pembunuhan. Benar saja setelah mereka bersama ketua Rt, ketua BPD dan warga mendatangi rumah tersebut korban dalam posisi tergeletak ditempat tidur dengan bersimbah darah.

Diketahui ada pembunuhan ini setelah diantara warga ada mendengar dengan pengeras suara ditempat ibadah Masjid ada pengumuman yang mengatakan ada yang meninggal.
Mendengar ada salah seorang warga yang meninggal, diantara warga yang tidak jauh dari masjid tersebut, mendatangi dan menanyakan siapa yang meninggal kepada orang yang baru saja mengumumkan tadi. Ternyata yang mengumumkan lewat pengeras suara masjid tadi diketahui bernama Fir (35), dari pembicara warga dengan Fir dikatakannya yang meninggal tadi adalah ibunya yang baru dibunuhnya.

Pengakuan Fir (anak kandung Bil) demikian wargapun mendatangi rumah korban, begitu sampai disana warga terkejut melihat posisi nenek Bil (70) yang sudah tidak bernyawa lagi. Apalagi tidak jauh dari jasad korban ditemukan senjata tajam jenis mandau penuh dengan darah, kejadian ini pun langsung dilaporan kepihak berwajib kepolisian.

“Saya tahu adanya pembunuhan ini, setelah ketua Rt.10 Rw.4 menelpon saya dari pembicaraan saya dalam telpon ketua Rt ini mengatakan ada pembunuhan ditempat nenek Bil.”Ungkap H. Toto kepada infobanua Sampit, Rabu (8-1-2020).

Dari pengakuan pelaku Fir yang juga mantan sekretaris desa Tumbang Sangai ini kepada warga, diduga dipicu oleh kecemburuan sosial disebabkan ibunya ini pilih kasih dengan saudaranya.

“Dari informasi yang saya dapat bersama warga bahwa pelaku ini, sepertinya iri kepada saudaranya ibunya pilih kasih kepada anak anaknya.”Terangnya, dan kasus pembunuhan ini telah ditangani oleh pihak kepolisian.

Zainal/IB.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here