Mantir Adat Kecamatan MHU Bagendang Tewas Akibat Tabrakan

0
9 views

Dump Truk terbalik korban tabrakan masih berada dibawah badan truk. (ist/brt).

Sampit – Tabrak maut kembali terjadi di jalur Jalan HM.Arsyad – Sampit Samuda tepatnya pada Km 7 antara sepeda motor metic Scoopy dengan mobil Dum Truk KH 8240 FD Senin (20-1-2020) dalam kejadian ini diketahui H.Dadang bersama istrinya tewas ditempat akibat ditindih badan truk.

Setelah diketahui adanya tabrakan tersebut, korban H.Dadang diketahui adalah mantir adat di kecamatan Mentaya Hilir Utara Bagendang. Ini terungkap kejadian ini sampai kepada Damang Hasbullah, yang mengatakan kepada infobanua Sampit korban H.Dadang adalah mantir adat Kecamatan MHU Bagendang.

“Yang saya tahu yang namanya H.Dadang itu mantir adat, untuk memastikan korban itu tadi saya sudah ada telpon kawan dan mengatakan kawan kita sudah meninggal di RSUD dr.Murjani Sampit.” Ujar Damang Hasbullah kepada infobanua Sampit.

Dari informasi yang di dapat infobanua dilapangan sebelum kejadian tabrakan yang mengakibat pasangan suami istri tewas bermula, ketika pasangan ini mengendarai sepeda motor dan dari arah berlawanan muncul sebuah mobil truk dengan kecepatan tinggi kelihatan oleng hingga truk tersebut terbalik menghatam pengendara didepannya.

“Tadi saya melihat dari jauh dibelakang truk, sepertinya truk itu oleng hingga terbalik menghatam pengendara di depannya.” Jelas warga yang mengaku Syafrudin ini kepada infobanua Sampit.

Kedua korban tewas langsung dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit dengan menggunakan mobil ambulan Palang Merah Indonesia Sampit, dan kejadian ini juga telah ditangani pihak kepolisian.

Zainal/IB

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here