Rahmatullah Pemuda Banda Aceh Keliling Indonesia dengan Sepeda Motor Tiba di Pulau Kalimantan

0
22 views

Palangka Raya, infobanua – Pemuda asal Banda Aceh, Rahmatullah telah mengelilingi 29 Provinsi di Indonesia dengan menggunakan kendaraan roda.

Setelah melewati penyeberangan laut Kalimantan selama 10 jam dari kota Tarakan ke Kabupaten Nunukan dan kemudian menyebrang lagi selama 30 menit akhirnya sampai ke pulau Sebatik Kalimantan Utara. Pulau Sebatik adalah sebuah pulau di sebelah timur laut Kalimantan, pulau Sebatik merupakan pulau terdepan dan pulau terluar di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Rahmatullah berkeliling dari Aceh dengan menggunakan roda dua  dan sudah melewati 29 provinsi, saat ini sudah berada diperbatasan Indonesia-Malaysia di pulau sebatik Kaltara. Perjalanan yang penuh rintangan dan tentunya menghabiskan waktu yang cukup lama tentu menguras tenaga tapi semuanya tentu punya makna dan pengalaman tersendiri untuk mengenal adat, budaya, silaturahmi dan toleransi antar umat beragama, ungkap Rahma, Selasa (28/01).

‘Di perbatasan indonesia-Malaysia, saya disambut hangat oleh komunitas motor di sebatik begitu juga dengan warga dan TNI penjaga pos batas antar negara. Masyarakat yang terlihat begitu respect dengan kedatangan saya di pulau sebatik ini mulai saya turun dari kapal di pulau sebatik ini sampai saya ride selama 2 jam menuju ke batas Indonesia Malaysia,’ tuturnya di akun IG @rahmatatjeh.

Selama ride 2 jam dia melewati 4 pos TNI penjaga perbatasan di setiap jalanan dan saya juga singgah di sebuah tugu yang berdiri kokoh di sebuah lokasi yang merupakan dataran tertinggi yang ada di Pulau Sebatik tersebut, yakni Tugu Perbatasan Garuda Perkasa tepatnya 10 menit sebelum patok tapal batas Indonesia dan Malaysia, ada sebuah semboyan yang melekat dan mengikat tugu berbentuk Bumi yang diatasnya menancap Sang Garuda sambil menggigit selembar bendera Merah Putih dengan kokoh dan perkasanya.

Semboyan itu berbunyi “NKRI Harga Mati”. Sebuah tugu dengan semboyan khas yang sekiranya sangat pas berdiri disana, semboyan yang seyogyanya mampu memupuk kembali semangat nasionalisme dan cinta tanah air warga negara Indonesia di daerah perbatasan.

Perbatasan Indonesia Malaysia di kabupaten nunukan tepatnya di pulau sebatik ini berbatas langsung dengan sungai haji kuning dan yang uniknya lagi di perbatasan ada satu rumah yang mana pintu depannya masuk negara Indonesia dan dapurnya masuk negara Malaysia ya bisa dibilang rumah ini terbagi untuk dua Negara.

dedy

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.