Apel Bersama Bersihkan Kendaraan Operasional Ditlantas

0
36 views

Jakarta – Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, dalam apel penyemprotan desinfektan di setiap kendaraan Ditlantas ini bertujuan agar seluruh jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya tidak terpapar virus corona, selain itu merupakan bentuk kesiapan Polri dalam mengantisipasi wabah corona (covid 19),,”khususnya buat keluarga besar ditlantas Polda Metro Jaya yang mudah mudahan saat ini dalam keadaan sehat walafiat,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo purnomo Yogo pada awak media di mapolda, Sabtu(28/3/2020). Dengan situasi pandemic corona (virus) ini sudah banyak menelan korban , baik ada yang positif terjangkit virus ini, ada juga yang meninggal dunia. Sehingga Keluarga besar Ditlantas melaksanakan apel bersama sekaligus melakukan penyemprotan disinfektan pada kendaraan operasional Ditlantas.

Lebih jauh Sambodo menjelaskan, hal ini penting dilakukan, karena memang harus siap menghadapi segala tantangan, sebagai tugas yang harus dihadapi kedepan. Akan tetapi di sisi lain juga harus mampu menjaga keselamatan dan kesehatan personilnya serta sdm-nya maupun kendaraannya,” jelas Sambodo

Terkait dengan kendaraan bermotor ada yang dipegang batangan oleh seorang dan ada pula kendaraan yang dipegang oleh beberapa orang saat pergantian jaga. Di tengah situasi seperti ini di kendaraan kalian mungkin ada virus-virus yang merupakan sumber penyakit , maka pagi ini semua kendaraan Ditlantas akan di semprot disentipektan dengan harapan bisa terhindar dari segala penyakit dan siap untuk menghadapi semua tantangan, apapun yang akan terjadi,” dikemudian hari,” terang Sambodo.

Untuk anggota yang apel,” sudah tidak boleh lagi apel bersama-sama, harus terpisah, “terangnya. Ada beberapa skenario yang akan diterapkan sembari menunggu keputusan pemerintah.

Dalam menghadapi penyebaran pademi Corona ini, ada beberapa skenario. Pertama mau tidak mau harus siap dihadapi, apalagi dalam menghadapi lebaran 2020, skenario terburuk adalah di larangannya mudik jadi kalau tahun-tahun kemarin diperbolehkan, tapi untuk tahun ini tidak diperbolehkan. Jadi bagaimana melancarkan orang pulang kampung dan kembali ke Jakarta, arus Balik maupun arus mudik.

Tapi tahun ini bagaimana supaya orang tidak pulang kampung, masih menunggu keputusan pemerintah, yang kemungkinan hari Senin baru akan dibahas dan apapun keputusannya kita semua harus siap mengamankan dan mendukung kebijakan serta keputusan pemerintah tersebut.

Kita bayangkan kalau memang tidak boleh mudik, maka ada berapa titik di Jakarta yang harus kita jaga, jalan tol Arteri jalan nasiona,l Jalan provinsi dan Jalan Kabupaten sampai jalan tikus buat jalur motor yang keluar dari Jakarta , baik yang ke arah Jawa Barat, Karawang, Bogor Utara, Tangerang , Banten dan Sumatera semua harus kita jaga supaya jangan sampai orang Jakarta keluar dari Jakarta.

Karena episentrum virus ini ada di Jakarta, jadi jangan sampai nanti saat mudik lebaran 2020, virus ini menyebar keselusuruh Jawa.

Tapi keputusan itu belum final, apakah skenario pertama atau skenario kedua tinggal menunggu keputusan pemerintah. Dikala menunggu keputusan itu, kita semua sudah siap gerakannya yang terutama SDN yang mengawal.

“Jaga kesehatan karena kita tidak pernah tahu bagaimana kita, berhubungan dan berkomunikasi, dengan siapa, apakah orang yang kita temui dan komunikasi sedang terpapar virus atau tidak, karena ada beberapa yang memang tidak menunjukkan gejala apapun, tiba-tiba sudah sakit,” ujar Sambodo

Kemudian Sambodo menghimbau dan melarang anggotanya berjabat tangan maupun bersentuhan siku, cukup tangan di dada aja , karena bagaimanapun menularkan virus ini, ,”bersihkan badanmu bersihkan kendaraanmu jaga kesehatan jaga makanan, olahraga yang cukup dan berjemur,” jelas Sambodo.

Kalau petugas yang di jalan seperti Patwal mungkin ada kesempatan untuk berjemur sambil mengatur lalulintas, kalau dulu ngiung-ngiung terus di pos sekarang harus banyak keluar untukmengatur lalulintas di jalan sambil panas-panasan memperkuat daya tahan tubuh dari segala macam virus, yang di pos keluar dari pos atur lalu lintas sambil berdiri, berjemur jauh lebih baik.

Pelayanan yang di loket di samsat di BPKB dan di SIM sebelum dimulainya pelayanan, diminta pada para Kanit para pemimpin wilayah pimpin anak buahmu untuk keluar kalau memang ada masyarakat yang sedang antri ajak untuk ber olahraga sekalian. Semuanya keluar dari kantor baik orang Pemda, dan Jasa Raharja yang ada di pelayanan ajak keluar berolahraga, lakukan gerakan-gerakan, cukup, setengah jam, sampai buka loket pelayanan jam 8.00 WIB semua dapat menikmatinya. Ditulis okta

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.