Kemendes – Batola MoU Pembangunan Desa Percontohan

0
8 views

Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) terus berupaya memajukan pembangunan perdesaan. Terkait itu, pihak Kemendes PDTT melakukan Kesepahaman Bersama (MoU/Memorandum of Understanding) dengan Pemkab Barito Kuala (Batola) dalam hal Pembangunan Desa Percontohan yang akan dibina Kemendes PDTT di Batola.

MoU yang dilaksanakan antara Sekretaris Kemendes PDTT Anwar Sanusi dan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Transmigrasi, Desa Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola, Selasa (10/03/2020), ini dilaksanakan di hadapan anggota Komisi V DPR-RI Rifky Karsa Huda, Pj Sekdakab Batola H Abdul Manaf, SKPD terkait dari Provinsi Kalsel maupun Batola.

“Dengan adanya kesepahaman bersama ini maka keduabelah pihak memiliki tanggungjawab sesuai tugas dan fungsi dalam upaya pembangunan desa percontohan nantinya,” tutur Sekretaris Kemendes PDTT, Anwar Sanusi.

Anwar Sanusi menjelaskan, program Pembangunan Desa Percontohan di Batola akan melibatkan berbagai pihak di antaranya Pemkab Batola dan DPR. Sementara tema desa percontohan yang akan diusung terkait wisata yang dinilai cepat dalam memberikan dampak pertumbuhan ekonomi.

“Dengan adanya desa wisata maka akan terbentuk lapangan pekerjaan dan bisnis kreatif lainnya,” ucap Sanusi.

Anggota Komisi V DPR-RI Rifky Karya Huda memberi saran dalam pembangunan desa percontohan nantinya agar mengoptimalkan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) yang berbasis keagamaan seperti masjid dan lainnya.

Ia menyatakan Bumdes dan masjid yang ada di desa-desa dapat bersinergi sehingga dapat memakmurkan mesjid serta masyarakat setempat.

“Nanti kita lihat, jika di Batola berhasil akan kita lanjutkan di kabupaten lain hingga harapannya akan tercipta Bumdes Incorporate yang berbasis umat,” ucapnya.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS sangat menyambut positif adanya rencana pembangunan desa percontohan di daerahnya. Menurutnya, momentum ini sangat tepat dalam menyamakan pandangan serta upaya mensinergikan dukungan sesuai kewenangan.

“Melalui kesepamahan ini sangat diharapkan peran aktif semua pihak yang terlibat langsung nantinya,” harapnya.

Noormiliyani menyebutkan, desa percontohan nantinya akan berada di Kecamatan Anjir Pasar yang telah ditetapkan sebagai pusat kegiatan lokal promosi dengan fungsi pengembangan hasil pertanian.

Selain itu, lanjut mantan Ketua DPRD Provinsi Kalsel tersebut, juga terdapat di Kawasan Terpadu Mandiri (KTM) Desa Cahaya Baru yang telah ditetapkan Menakertrans sebagai kawasan transmigrasi sejak tahun 2006.

byd/baim/humpro

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.