Penyebar Hoax Soal Corona di Tangkap Polisi

0
128 views

Banjarbaru,Infobanua.co.id – Polres Banjarbaru menetapkan satu orang laki-laki inisial BZ (27) sebagai tersangka penyebar berita bohong (hoax) soal corona melalui video terkait insiden seorang wanita yang tergeletak di halaman rumah.

Pelaku BZ terbukti menyebarkan hoax terkait penyebaran virus Corona, melalui media sosial miliknya , status Whatsapp dan mengupload video ke facebook hingga menyebar di berbagai grup media sosial

Tersangka kini ditahan, dan dijerat dengan UU ITE, sebagaimana dimaksud pasal 14 ayat 2 dan atau pasal 15 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana terhadap pelaku penyebar berita bohong/hoax.

Kepala Kepolisian Resor Banjarbaru AKBP Doni Hadi Santoso di Kota Banjarbaru, Jumat (27/03/2020) mengatakan, pelaku berinisial BZ (27) ditangkap tak lama setelah video hoax menyebar di berbagai media sosial itu.

“Pelaku diamankan setelah Tim Patroli Cyber Polres Banjarbaru mendapati video hoax yang viral di media sosial. Disebutkan seorang wanita tergeletak terkena virus Corona di dekat Polsek Banjarbaru Kota,” ujarnya.

Setelah diselidiki personel gabungan Unit Tipidter dan Polsek Banjarbaru Kota, pelaku diamankan di sebuah warung tempatnya bekerja di Jalan Pangeran Hidayatullah tak jauh dari tempat kejadian.

Disebutkan kapolres, alasan pelaku membuat video dan menyebarkannya hanya ingin viral, dan memberitahukan di Banjarbaru ada korban yang terkena Virus Corona setelah tergeletak tak berdaya di halaman sebuah rumah.

“Rekaman video hoax itu disebarkan pelaku ke sejumlah media sosial miliknya melalui status Whatsapp dan mengupload video ke facebook hingga menyebar di berbagai grup media sosial,”

Sebelumnya diketahui, Jumat pagi sekitar pukul 08.30 Wita seorang wanita tergeletak di depan sebuah rumah di Jalan Pangeran Hidayatullah Kelurahan Komet yang tidak jauh dari Mapolsek Banjarbaru Kota direspon cepat personil Polsek Banjarbaru Kota,bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk menolong kemudian membawa wanita itu ke polsek.

Saat menangani korban, baik petugas kepolisian maupun petugas dari Dinas Kesehatan Banjarbaru menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagai langkah antisipasi pencegahan Virus Corona (COVID-19).

Setelah petugas kesehatan melakukan pemeriksaan medis, suhu tubuh yang bersangkutan dinyatakan sehat dan tidak ada gejala terpapar Covid-19 tetapi hanya psikis terganggu karena permasalahan keluarga.

R.Timur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.