Tak Pelu Pusing Pikirkan Biaya, Rutin Berobat Jantung dengan JKN-KIS

0
16 views

Banjarmasin– Hadirnya Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKNKIS) hingga saat ini memang sudah terbukti banyak memberikan manfaat kepada masyarakat. JKN-KIS telah menjadi solusi kepada setiap orang yang tidak bisa berobat karena terkendala biaya. Fathur Rahmi (51) adalah salah satuPeserta JKN-KIS dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) atau biasa disebut peserta mandiri, yang telah merasakan benar manfaat program ini.

Fathuradalah salah satupasienpenyakitjantung yang harus secara rutin kontrol kerumah sakit untuk mengetahui kondisi jantungnya dan menerima obat untuk pemulihan jantungnya.Ditemui oleh tim Jamkesnews kala dirinya sedang menunggu giliran di poli jantung, Kamis (27/02), Fathur membagikan pengalaman saat awal dirinya akhirnya menjad ipeserta JKN-KIS.

“Saya telah divonis mengalami gangguan jantung sejak 2 tahun yang lalu, dan awal pertama kali saya berobat saya masih belum menggunakan JKN-KIS karena memang saya pun belum terdaftar sebagai peserta. Setelah memeriksakan kondisi saya dan mengetahui ternyata terdapat gangguan jantung dimana pembuluh darah di jantung saya mengalami penyumbatan, barulah dokter menganjurkan saya untuk kontrol rutin setiap bulannya. Kuranglebihhampir 1 tahunsayaberobatdenganbiayasendiri dan terasa begitu terbebani dengan biaya yang harus dikeluarkan karena 1 kali kontrol saja bisa menghabiskan biaya sekitar 1 juta rupiah, belum tambahan obat dan perawatan lainnya. Hingga akhirnya kerabat saya memperkenalkan JKN-KIS dan akhirnya saya pun menjadi peserta JKN-KIS.” kata Fathur.

Semenjak menjadi Peserta JKN-KIS, Fathur pun dengan tenang dapat berobat secara rutin tiap bulannya karena tidak perlu lagi memikirkan biaya yang harus dikeluarkan untuk perawatan jantungnya. Semuabiayapengobatanjantungnyakinitelahdijamin oleh JKN-KIS.

“Dulusebelummenjadipeserta JKN-KIS, saya tidak bisa rutin tiap bulannya berobat kerumah sakit dikarenakan biaya yang dikeluarkan cukup besar. Sekarang biaya bukanlah masalah semenjak saya telah menjadi peserta JKN-KIS,” ucapFathur.

Fathur juga menyampaikan pelayanan yang ia terima saat harus mengeluarkan biaya sendiri dengan pelayanan saat dirinya menjadi Peserta JKN-KIS pun tidak ada bedanya. Menurutnya pelayanan yang ia dapat selama ini sangatlah baik.

“Tidak ada bedanya, pelayanannya sudah baik, asalkan kita tahu prosedurnya dan kita jalani semua alurnya, pasti tidak ada kendala saat menerima pelayanan,” tutup Fathur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.